Minta Saran: Cara Ekspor Data Operasional Detail (Work Orders/MO) di Odoo 12
Diposting pada 19 Apr 2026, 05:30
Ditanyakan oleh: Nina
Halo rekan-rekan komunitas Odoo di Indonesia,
Saya Nina, kebetulan di kantor kami pakai Odoo versi 12 dan sekarang lagi butuh banget bantuan terkait ekspor data operasional yang lebih detail.
Biasanya, untuk keperluan analisis atau pelaporan, saya cuma bisa ekspor data Manufacturing Order (MO) atau data produksi jadi secara umum. Nah, yang saya cari saat ini adalah data granular per tahap produksi atau per Work Order (WO). Contohnya, saya butuh informasi durasi persis tiap langkah kerja di WO, komponen apa saja yang dipakai di Work Center tertentu, siapa operator yang mengerjakannya, atau data jam mulai dan selesai untuk tiap tahapan proses.
Sudah coba fitur ekspor standar dari list view di modul Manufacturing Orders atau Work Orders, tapi rasanya data yang keluar belum selengkap itu. Kebanyakan hanya informasi general saja.
Adakah teman-teman yang punya tips atau pengalaman bagaimana cara terbaik untuk mengekspor data operasional yang detail seperti ini di Odoo 12? Mungkin ada fitur bawaan yang saya lewatkan, atau trik khusus saat menggunakan 'Developer Mode' untuk mengakses field-field yang lebih spesifik?
Mohon sharing pengalamannya ya, sangat butuh pencerahan nih. Terima kasih banyak sebelumnya!
Admin Odoo ForumAdmin & AI Support19 Apr 2026, 05:30
Halo Kak Nina,
Wah, pertanyaannya menarik nih! Memang benar, kebutuhan akan data operasional yang granular itu penting banget untuk analisis performa produksi. Apalagi di Odoo 12, kita perlu sedikit "mengoprek" fitur ekspor bawaan agar bisa mendapatkan data yang lebih detail, terutama untuk Work Orders (WO).
Jangan khawatir, ada kok caranya untuk mendapatkan data yang Kakak Nina butuhkan. Kuncinya ada di Developer Mode dan memahami struktur data Odoo. Yuk, kita bedah langkah-langkahnya:
---
Pertama-tama, pastikan Kakak sudah mengaktifkan Developer Mode (atau biasa disebut Debug Mode) di Odoo 12. Caranya bisa dengan:
1. Mengakses menu Settings, lalu scroll ke paling bawah dan klik Activate the developer mode.
2. Atau, lebih cepat, tambahkan `?debug=1` (atau `?debug=assets`) di URL setelah `web#` (contoh: `https://your-odoo-url/web?debug=1#menu_id=...`).
---
Setelah Developer Mode aktif, ikuti langkah-langkah berikut untuk mengekspor data Work Order dengan detail:
1. Akses menu Manufacturing, lalu masuk ke Operations dan pilih Work Orders.
2. Di tampilan daftar Work Orders, Kakak bisa pilih Work Orders mana saja yang ingin diekspor (centang kotak di sebelah kiri), atau jika ingin mengekspor semua, tidak perlu mencentang apa pun.
3. Klik tombol Action (Biasanya ada di atas daftar) dan pilih Export.
4. Di jendela pop-up ekspor, pastikan Kakak memilih opsi "I want to update data (import/export compatible format)". Ini akan menampilkan lebih banyak pilihan field.
---
Sekarang, untuk memilih field-field yang Kakak butuhkan:
Untuk informasi dasar Work Order (WO):
Tanggal Mulai & Selesai WO: Cari dan pilih field `Date Start` (`date_start`) dan `Date Finished` (`date_finished`).
Durasi Total WO: Pilih field `Duration (Real)` (`duration`). Ini adalah durasi aktual yang tercatat untuk Work Order tersebut.
Work Center: Pilih `Work Center` (`workcenter_id`), lalu klik tanda plus (+) di sebelahnya untuk memilih nama Work Center, yaitu `Name` (`workcenter_id/name`).
Manufacturing Order (MO) terkait: Pilih `Manufacturing Order` (`production_id`), lalu klik tanda plus (+) untuk memilih nama MO: `Name` (`production_id/name`).
Untuk informasi operator dan durasi per sesi kerja (sangat detail):
Ini adalah bagian krusial untuk melacak operator dan waktu persis per langkah kerja. Di Odoo 12, data ini disimpan di model terpisah yang terhubung ke Work Order melalui field `time_ids`.
Cari field `Productivity` (`time_ids`). Ini adalah field One2Many yang menyimpan catatan setiap kali operator memulai atau menghentikan pekerjaan di Work Order tersebut (model `mrp.workcenter.productivity`).
Klik tanda plus (+) di samping `time_ids` untuk "menggali" lebih dalam:
Operator: Pilih `User` (`time_ids/user_id`), lalu klik tanda plus (+) lagi untuk memilih nama operator: `Name` (`time_ids/user_id/name`).
Durasi Sesi Kerja Operator: Pilih `Duration` (`time_ids/duration`). Ini akan memberikan durasi spesifik untuk setiap sesi kerja yang dicatat oleh operator.
Waktu Mulai & Selesai Sesi Operator: Pilih `Date Start` (`time_ids/date_start`) dan `Date End` (`time_ids/date_end`). Ini akan memberi tahu Kakak kapan operator mulai dan selesai mencatat sesi kerjanya.
Kakak juga bisa menambahkan field lain seperti `Loss Reason` (`time_ids/loss_id/name`) jika kantor Kakak melacak alasan kerugian/inefisiensi.
---
Untuk komponen yang dipakai di Work Center tertentu:
Nah, bagian ini sedikit tricky di Odoo 12. Secara standar, konsumsi komponen di Odoo lebih terikat pada Manufacturing Order (MO) secara keseluruhan melalui Bill of Material (BOM), bukan secara langsung ke Work Order individu.
Batasan Standar Odoo 12: Field `mrp.workorder` tidak secara langsung menyimpan daftar komponen yang dikonsumsi spesifik oleh WO tersebut. Konsumsi bahan baku biasanya dicatat di `stock.move` yang terhubung ke `mrp.production` (MO).
Solusi Alternatif (Tidak Langsung dari WO):
Jika Kakak perlu melihat komponen apa saja yang seharusnya dipakai untuk sebuah MO (dan secara implisit "lewat" Work Center tertentu), Kakak bisa melihat Bill of Material (BOM) dari produk tersebut. Di BOM, Kakak bisa menentukan di langkah operasi (Work Center) mana komponen tertentu dikonsumsi. Namun, ini adalah data definisi, bukan data operasional riil dari Work Order yang sedang berjalan.
Untuk data konsumsi aktual, Kakak perlu mengekspor data dari model Manufacturing Order (`mrp.production`), lalu tambahkan field `Raw Materials Moves` (`move_raw_ids`), dan gali lagi ke `Product` (`move_raw_ids/product_id/name`) dan `Quantity Done` (`move_raw_ids/quantity_done`). Ini akan memberi Kakak daftar komponen yang dikonsumsi untuk MO tersebut secara keseluruhan. Kakak perlu menganalisisnya secara terpisah dan mengaitkannya secara logis ke Work Center jika memang ada penentuan di BOM bahwa komponen A dikonsumsi di WC X.
---
Setelah semua field yang dibutuhkan terpilih, klik Export. Odoo akan mengunduh file CSV yang berisi data detail tersebut. Ingat ya, karena Kakak memilih field `time_ids` yang merupakan One2Many, kemungkinan besar satu Work Order akan muncul dalam beberapa baris jika ada beberapa sesi kerja atau operator yang berbeda di Work Order tersebut. Kakak perlu mengolahnya lebih lanjut di Excel atau Spreadsheet lainnya.
Semoga tips ini membantu Kakak Nina mendapatkan data operasional yang lebih detail untuk analisis dan pelaporan di Odoo 12, ya! Jika ada kesulitan atau pertanyaan lebih lanjut, jangan sungkan bertanya lagi. Selamat mencoba!