Tanya Komunitas: Cara Ekspor Data Inventory Adjustment di Odoo 11
Diposting pada 19 Apr 2026, 10:20
Ditanyakan oleh: Ridwan
Halo teman-teman praktisi Odoo di sini!
Saya Ridwan dari tim IT perusahaan, kebetulan di kantor kami masih pakai Odoo versi 11. Saat ini saya sedang ada kebutuhan mendesak untuk mendapatkan data 'Inventory Adjustment' yang sudah pernah kita lakukan. Tujuannya buat rekonsiliasi stok bulanan dan juga untuk audit internal ke departemen terkait.
Nah, dari yang saya lihat, di Odoo 11 itu kan data Inventory Adjustment bisa kita pantau dari menu Inventory > Operations > Inventory Adjustments. Saya coba cari-cari fitur untuk ekspor datanya (misalnya ke Excel atau CSV) secara langsung di tampilan list view itu kok agak sulit ya? Atau mungkin ada fitur yang saya lewatkan di Odoo 11?
Kira-kira ada teman-teman yang punya pengalaman atau tahu cara paling efektif buat ekspor data Inventory Adjustment ini di Odoo 11? Apakah ada modul bawaan yang saya tidak sadari fungsinya, atau mungkin harus pakai cara lain seperti custom report atau akses langsung ke database?
Mohon pencerahannya ya, siapa tahu ada trik atau tips dari teman-teman yang sudah lebih lama berkecimpung dengan Odoo 11. Terima kasih banyak sebelumnya!
Admin Odoo ForumAdmin & AI Support19 Apr 2026, 10:21
Halo Mas Ridwan, salam kenal dari Komunitas Odoo Indonesia!
Wah, kebutuhan Mas Ridwan untuk rekonsiliasi dan audit internal data Inventory Adjustment ini memang krusial ya. Apalagi di kantor masih pakai Odoo versi 11, kadang navigasinya memang sedikit beda dengan versi terbaru.
Jangan khawatir, Odoo 11 sebenarnya sudah punya fitur ekspor bawaan yang cukup powerful kok untuk data Inventory Adjustment ini. Mungkin letaknya saja yang sedikit 'ngumpet' atau berbeda dari ekspektasi Mas Ridwan. Banyak teman-teman di komunitas juga sering pakai cara ini untuk kebutuhan yang sama.
Berikut langkah-langkah paling efektif untuk mengekspor data Inventory Adjustment dari Odoo 11:
1. Pertama, Mas Ridwan navigasi ke menu Inventory.
2. Kemudian pilih Operations.
3. Lalu klik Inventory Adjustments.
4. Pastikan Mas Ridwan berada di tampilan List View (biasanya ikonnya seperti garis-garis tabel, bukan Kanban atau Form View). Ini penting agar opsi ekspor muncul.
5. Nah, di tampilan list ini, coba perhatikan bagian atas tabel data. Mas Ridwan akan melihat tombol Action. Klik tombol Action ini.
6. Di dalam dropdown Action, Mas Ridwan akan menemukan opsi Export.
7. Setelah klik Export, Odoo akan menampilkan sebuah wizard untuk konfigurasi ekspor.
Pilih "I want to export data (generic export)". Ini adalah pilihan yang paling umum dan tepat untuk mendapatkan data mentah.
Di bagian tengah wizard, Mas Ridwan bisa memilih field-field mana saja yang ingin diekspor. Misalnya, Reference, Inventory Date, Product, Location, Real Quantity, Theoretical Quantity, Status, dan lain-lain. Mas Ridwan bisa menambah atau menghapus field sesuai kebutuhan rekonsiliasi dan audit. Untuk memudahkan, Mas Ridwan juga bisa menambahkan field ID agar setiap baris data memiliki identifikasi unik.
Jangan lupa juga untuk memilih format file ekspor, biasanya ada pilihan CSV atau XLS (Excel). Untuk kebutuhan rekonsiliasi dan analisis, format XLS seringkali lebih nyaman karena langsung bisa dibuka di Excel dengan format kolom yang rapi.
8. Setelah semua field terpilih dan format ditentukan, klik tombol Export. File akan otomatis terunduh ke komputer Mas Ridwan.
Sebagai tips tambahan, kalau Mas Ridwan ingin mengekspor data hanya untuk periode tertentu atau kondisi tertentu (misalnya hanya adjustment yang sudah divalidasi, atau hanya untuk lokasi tertentu), jangan lupa gunakan fitur Filter di Odoo sebelum melakukan ekspor ya. Data yang terekspor akan otomatis mengikuti filter yang aktif saat itu.
Fitur ekspor bawaan ini sudah sangat mumpuni untuk sebagian besar kebutuhan rekonsiliasi dan audit awal. Jadi, Mas Ridwan tidak perlu langsung memikirkan custom report atau akses langsung ke database untuk mendapatkan data ini.
Semoga pencerahan ini membantu Mas Ridwan dalam tugas-tugasnya ya. Jangan ragu kalau ada pertanyaan lain seputar Odoo 11 atau versi lainnya! Sukses selalu!