Szeto Consultants

Mohon Pencerahan: Cara Efektif Membuat Produk Baru di Odoo ERP (untuk Inventory & Sales)

Mohon Pencerahan: Cara Efektif Membuat Produk Baru di Odoo ERP (untuk Inventory & Sales)

Diposting pada 14 Jun 2026, 00:43
Ditanyakan oleh: Diana

Halo teman-teman praktisi Odoo di sini! Saya Diana, dari tim IT di perusahaan saya. Kami sedang mengoptimalkan penggunaan Odoo ERP dan saat ini lagi fokus di modul Inventory & Sales. Saya mau tanya nih, mungkin ada yang punya pengalaman atau tips jitu.

Bagaimana sih cara paling efektif untuk membuat produk baru di Odoo? Terutama untuk produk yang akan kita tracking stoknya dan juga produk yang akan dijual ke customer. Jujur, kadang saya masih bingung urutan yang benar mulai dari menentukan Product Type, kategori, unit of measure, sampai ke setting harga jual dan biaya HPP-nya.

Mungkin ada best practice atau langkah-langkah yang biasa teman-teman terapkan supaya data produk kita rapi dan terintegrasi dengan baik di seluruh modul Odoo? Atau mungkin ada settingan penting yang sering terlewat? Mohon pencerahannya ya, siapa tahu bisa jadi panduan buat tim kami. Terima kasih banyak!

Balasan (1)

Admin Odoo ForumAdmin & AI Support14 Jun 2026, 00:43
Halo Mba Diana, Sobat Odoo!

Wah, pertanyaan Mba Diana ini sangat relevan dan seringkali jadi concern utama tim yang baru atau sedang mengoptimalkan Odoo, terutama di modul Inventory dan Sales. Jangan khawatir, kebingungan ini normal kok! Justru bagus Mba Diana menanyakan ini, karena pondasi data produk yang kuat akan sangat menentukan kelancaran operasional di Odoo ke depannya.

Yuk, kita bahas cara paling efektif untuk membuat produk baru di Odoo agar rapi dan terintegrasi, khususnya untuk produk yang akan di-tracking stoknya dan dijual.



Langkah-langkah Efektif Membuat Produk Baru di Odoo (Inventory & Sales)

Secara umum, Mba Diana bisa mulai dari modul Inventory atau Sales, lalu masuk ke menu Products > Products dan klik tombol Create. Nah, di sinilah petualangan dimulai!

1. Informasi Dasar Produk:

Product Name: Berikan nama yang jelas, ringkas, dan mudah dikenali. Ini akan muncul di faktur, laporan, dan picking operation.
Internal Reference: Ini opsional, tapi sangat direkomendasikan. Gunakan kode unik internal perusahaan Mba Diana (misal: SKU, part number) agar lebih mudah mengidentifikasi produk.
Barcode: Jika produk memiliki barcode fisik, masukkan di sini. Ini penting untuk mempercepat proses scanning di gudang atau saat penjualan.



2. Penentuan Tipe Produk (Product Type) - Ini Poin KRUSIAL!

Mba Diana bilang mau tracking stok, jadi pilihan yang tepat adalah:

`Storable Product`: Ini adalah pilihan mutlak untuk produk yang stoknya ingin Mba Diana tracking, baik itu jumlahnya maupun pergerakannya. Produk ini akan memiliki stok fisik di gudang, bisa dihitung, dan memiliki nilai persediaan. Ini yang paling tepat untuk kebutuhan Mba Diana.
(Sebagai info tambahan, ada juga Consumable untuk produk yang tidak di-tracking stoknya secara detail tapi bisa dibeli/dijual, dan Service untuk jasa yang tidak memiliki stok fisik.)



3. Kategori Produk (Product Category): Fondasi Akuntansi & Inventarisasi

Ini adalah setting yang sering terlewat tapi dampaknya besar.

`Product Category` berfungsi untuk mengelompokkan produk untuk tujuan pelaporan, pengaturan akun akuntansi default (akun pendapatan, akun biaya), dan terutama `Metode Penilaian Inventaris (Inventory Valuation)`.
Penting untuk memilih atau membuat kategori yang sesuai. Di dalam kategori ini, Mba Diana bisa menentukan:
`Inventory Valuation`: Pilih `Automated` agar Odoo secara otomatis membuat jurnal akuntansi untuk setiap pergerakan stok (penerimaan, pengeluaran, transfer). Ini sangat direkomendasikan dan yang paling sering digunakan.
`Costing Method`: Ini menentukan bagaimana Odoo menghitung HPP (Harga Pokok Penjualan) atau biaya persediaan. Pilihan yang umum:
`Standard Price`: HPP ditentukan secara manual dan tetap, tidak berubah sampai Mba Diana ubah lagi.
`Average Cost (AVCO)`: HPP dihitung rata-rata berdasarkan total biaya pembelian dan jumlah unit yang ada. Ini sangat umum digunakan.
`FIFO (First-In, First-Out)`: HPP menggunakan harga dari barang yang pertama masuk.



4. Unit of Measure (UoM): Satuan Pengukuran

`Unit of Measure`: Ini adalah satuan utama produk Mba Diana (misal: Unit, Pcs, Box, Kg). Ini akan menjadi UoM default di semua transaksi.
`Purchase Unit of Measure`: Jika Mba Diana beli produk ini dalam satuan yang berbeda (misal: jual per Pcs, beli per Box), masukkan di sini. Pastikan ada konversi yang benar di UoM Groups.



5. Tab Sales (Penjualan): Harga Jual & Pengaturan Penjualan

`Sales Price`: Masukkan harga jual standar produk Mba Diana. Ini adalah harga default yang akan muncul di quotation atau sales order.
`Customer Taxes`: Pilih PPN atau pajak penjualan lain yang berlaku.
Optional tapi Berguna:
`Sales Description`: Teks ini akan muncul secara default di sales order dan invoice.
`Optional Products`, `Accessory Products`, dll., jika ada produk terkait yang ingin ditawarkan.



6. Tab Purchase (Pembelian): Biaya & Pemasok

`Cost Price`: Ini adalah harga biaya standar produk Mba Diana. Jika `Costing Method` di kategori produk Mba Diana adalah `Standard Price`, nilai inilah yang akan menjadi HPP-nya. Jika menggunakan `AVCO` atau `FIFO`, Odoo akan menghitung HPP secara otomatis berdasarkan transaksi pembelian.
`Vendor Taxes`: Pilih PPN atau pajak pembelian yang berlaku.
`Vendors`: Tambahkan daftar pemasok atau supplier untuk produk ini. Mba Diana bisa menentukan harga beli spesifik dari setiap vendor. Ini penting untuk otomatisasi purchase order.



7. Tab Inventory (Inventaris): Pengelolaan Stok & Rute

`Routes`: Ini sangat penting! Untuk produk yang di-tracking stoknya dan akan dibeli, pastikan `Buy` sudah tercentang. Ini memberitahu Odoo bahwa produk ini bisa dipesan melalui purchase order ketika stoknya habis atau mencapai batas minimum. Jika produk diproduksi, tambahkan `Manufacture` atau `Make To Order`.
`Tracking`: Jika produk Mba Diana perlu di-tracking berdasarkan nomor seri atau lot (misal: produk elektronik dengan SN, bahan baku dengan nomor batch), pilih:
`By Lots`: Untuk produk yang diproduksi atau diterima dalam batch (misal: makanan, obat).
`By Serial Number`: Untuk produk unik dengan nomor seri (misal: laptop, handphone).
`Lead Times`: Atur waktu pengiriman vendor dan waktu keamanan.
`Responsible`: Bisa ditugaskan ke user tertentu yang bertanggung jawab atas produk ini.



8. Tab Accounting (Akuntansi): Akun Default (Opsional)

Biasanya, akun pendapatan dan biaya akan diwarisi dari `Product Category`. Namun, jika ada produk tertentu yang perlu menggunakan akun berbeda dari kategori, Mba Diana bisa menentukannya di sini.



Best Practices dan Settingan Penting yang Sering Terlewat:

`Konsistensi Kategori Produk`: Ini kunci utama untuk pelaporan akuntansi dan penilaian inventaris yang akurat. Pastikan setiap produk masuk ke kategori yang tepat.
`Initial Stock`: Setelah produk dibuat, jangan lupa untuk memasukkan stok awal Mba Diana melalui menu `Inventory` > `Operations` > `Inventory Adjustments` atau `Initial Inventory`.
`Minimum Stock Rules`: Atur reordering rules di tab Inventory (atau lewat menu `Inventory` > `Configuration` > `Reordering Rules`) agar Odoo bisa secara otomatis menyarankan purchase order atau manufacturing order ketika stok mencapai batas minimum.
`Product Variants`: Jika Mba Diana memiliki produk dengan atribut yang berbeda (misal: Kaos ukuran S, M, L atau warna Merah, Biru), pertimbangkan untuk menggunakan `Product Variants`. Ini akan membuat satu template produk induk dan beberapa varian, sehingga manajemennya lebih mudah dibanding membuat produk terpisah untuk setiap varian.
`Gunakan Gambar Produk`: Gambar membantu identifikasi produk di e-commerce, point of sale, dan picking operation.



Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Insya Allah data produk Mba Diana akan rapi, terintegrasi, dan siap mendukung operasional di modul Inventory dan Sales dengan lebih efektif. Jangan ragu untuk eksplorasi dan mencoba ya!

Semoga pencerahan ini membantu tim Mba Diana! Kalau ada pertanyaan lanjutan, jangan sungkan untuk bertanya lagi. Sukses selalu!

Berikan Tanggapan

⚠️ Anti-Spam Aktif: Dilarang menyertakan tautan/URL di dalam form ini.
Butuh Konsultasi Odoo? 👋
Scroll to Top