Halo Mba Siska! Senang sekali Mba Siska sudah ikut berdiskusi di komunitas Odoo Indonesia ini. Semoga Odoo-nya lancar terus ya!
Pertanyaan Mba Siska soal ganti port ini memang umum banget ditemui dan penting untuk konfigurasi Odoo yang aman dan efisien. Apalagi kalau ada aplikasi lain di server yang sama, atau ada kebutuhan security khusus.
Untuk mengubah port default Odoo 12 dari 8069 ke port lain seperti 8079, langkahnya cukup straightforward kok. Mba Siska benar, kita perlu melakukan perubahan di file konfigurasi
odoo.conf.
Berikut langkah-langkah yang bisa Mba Siska ikuti:
1.
Temukan File Konfigurasi odoo.conf
Lokasi file ini bisa bervariasi tergantung bagaimana Odoo diinstal. Umumnya, Mba Siska bisa menemukannya di direktori
/etc/odoo/odoo.conf atau di dalam direktori instalasi Odoo itu sendiri (misalnya
/opt/odoo/odoo.conf atau
/etc/odoo12.conf). Jika Mba Siska menggunakan virtual environment atau instalasi custom, lokasinya mungkin berbeda.
2.
Edit File odoo.conf
Buka file
odoo.conf dengan editor teks kesukaan Mba Siska (misalnya
nano atau
vim jika di Linux). Pastikan Mba Siska punya hak akses untuk mengedit file tersebut.
Cari parameter
xmlrpc_port. Jika belum ada, Mba Siska bisa menambahkannya di bagian mana saja dalam file tersebut, biasanya di bagian bawah atau di kelompok konfigurasi server.
Ganti nilainya dengan port yang Mba Siska inginkan. Misalnya, jika ingin menggunakan port 8079, Mba Siska akan melihat atau menulis seperti ini:
xmlrpc_port = 8079
Secara default, kalau tidak ada parameter ini, Odoo akan menggunakan 8069.
3.
Simpan Perubahan
Setelah mengubah nilai
xmlrpc_port, jangan lupa untuk menyimpan file
odoo.conf.
4.
Restart Odoo Service
Ini adalah langkah yang
paling krusial setelah mengubah konfigurasi. Perubahan pada
odoo.conf tidak akan aktif sampai servis Odoo di-restart.
Cara restart service Odoo biasanya dilakukan melalui perintah terminal. Contohnya, jika Mba Siska menggunakan
systemd di Linux (yang paling umum), perintahnya adalah:
sudo systemctl restart odoo
Atau mungkin
sudo service odoo restart, tergantung setup service Odoo di server Mba Siska. Pastikan nama servicenya sesuai (kadang bisa
odoo12 atau nama lain).
Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Setelah Perubahan Port:
1.
Firewall Server:
Pastikan port baru yang Mba Siska gunakan (misalnya 8079)
sudah dibuka di firewall server. Jika tidak, Odoo tidak akan bisa diakses dari luar, meskipun portnya sudah diubah. Misalnya, jika pakai
ufw, perintahnya bisa
sudo ufw allow 8079/tcp.
2.
Reverse Proxy (Nginx/Apache):
Nah, ini penting banget kalau Odoo diakses via reverse proxy! Konfigurasi reverse proxy Mba Siska (misalnya di Nginx atau Apache) yang awalnya mengarahkan ke port 8069
harus diupdate agar mengarah ke port baru (misalnya 8079).
Mba Siska perlu mencari baris yang berisi
proxy_pass http://localhost:8069; atau semacamnya di file konfigurasi Nginx/Apache Mba Siska, lalu ubah menjadi
proxy_pass http://localhost:8079;.
Setelah mengubah konfigurasi reverse proxy,
jangan lupa restart service reverse proxy-nya juga (misalnya
sudo systemctl restart nginx atau
sudo systemctl restart apache2).
3.
Pengujian:
Setelah semua langkah di atas dilakukan (ubah
odoo.conf, restart Odoo, buka firewall, update dan restart reverse proxy jika ada), langsung coba akses Odoo Mba Siska melalui browser dengan port baru (misalnya
http://alamat_server:8079 atau via domain jika pakai reverse proxy).
4.
Backup:
Sebagai praktik terbaik, selalu lakukan
backup file odoo.conf sebelum melakukan perubahan penting. Jadi, kalau ada apa-apa, Mba Siska bisa dengan mudah mengembalikan ke konfigurasi semula.
Semoga panduan ini bisa membantu Mba Siska ya! Kalau ada kendala atau pertanyaan lanjutan, jangan sungkan untuk sharing lagi di sini. Selamat mencoba, Mba Siska!