Halo Mas Arif, senang sekali bisa bantu! Terima kasih sudah berbagi pertanyaannya di komunitas Odoo Indonesia.
Pertanyaan Mas Arif ini sangat relevan dan sering banget jadi perhatian tim IT atau admin Odoo. Kekhawatiran Mas Arif soal
integritas data itu memang tepat sekali, apalagi di sistem ERP seperti Odoo yang semua datanya saling terkait.
Untuk Odoo versi 15 (dan versi-versi modern lainnya), ada
best practice yang sangat direkomendasikan dan jauh lebih aman daripada langsung menghapus akun user.
Kenapa Tidak Disarankan Langsung Delete Akun User?
Ketika seorang user membuat atau memodifikasi suatu dokumen di Odoo (misalnya Sales Order, Invoice, Project Task, Shipment, dll.), nama atau ID user tersebut akan tercatat sebagai 'Created By' atau 'Last Modified By'. Beberapa modul bahkan bisa saja memiliki relasi langsung dengan user sebagai penanggung jawab (misalnya Salesperson di Sales Order, Assignee di Task, atau Responsible di Inventory Adjustment).
Jika akun user ini langsung dihapus, Odoo mungkin akan mencegahnya karena adanya
dependensi data. Kalaupun Odoo membolehkan (biasanya hanya untuk user yang benar-benar belum melakukan apa-apa di sistem), maka informasi 'Created By' atau 'Last Modified By' di dokumen-dokumen yang sudah ada bisa menjadi "tidak punya pemilik" atau bahkan berpotensi menyebabkan error di laporan tertentu yang menarik data user. Ini bisa merusak
audit trail dan mempersulit pelacakan riwayat transaksi.
Solusi Best Practice: Menggunakan Fitur "Archive"
Odoo menyediakan fitur
Archive (Arsipkan) untuk kondisi seperti ini, dan ini adalah solusi yang paling aman dan direkomendasikan:
1.
Apa Itu Archive? Ketika Mas Arif meng-archive sebuah akun user, akun tersebut
tidak akan bisa lagi login ke Odoo. Namun, semua data yang pernah dibuat atau dimodifikasi oleh user tersebut
akan tetap utuh di database. User yang di-archive juga tidak akan muncul lagi di daftar pilihan user (misalnya saat memilih 'Salesperson' atau 'Assignee') di berbagai modul Odoo, sehingga tidak akan mengganggu proses bisnis harian.
2.
Keuntungan Menggunakan Archive:
- Menjaga Integritas Data: Semua riwayat dan dependensi data tetap terjaga. Dokumen yang dibuat oleh user tersebut akan tetap menunjukkan siapa pembuatnya.
- Mempertahankan Audit Trail: Masih bisa melacak siapa yang melakukan apa, kapan.
- Keamanan: User tidak bisa lagi mengakses sistem, mengurangi risiko keamanan dari akun yang tidak aktif.
- Fleksibilitas: Jika suatu saat user tersebut perlu diaktifkan kembali (misalnya untuk kebutuhan audit mendalam atau jika ada karyawan yang kembali), akunnya bisa dengan mudah di-unarchive.
3.
Cara Meng-Archive Akun User di Odoo 15:
- Masuk ke menu Settings.
- Pilih Users & Companies.
- Pilih Users.
- Cari dan pilih akun user yang ingin Mas Arif nonaktifkan.
- Setelah halaman detail user terbuka, Mas Arif akan melihat tombol Action di bagian atas (biasanya di sebelah kanan tombol 'Edit').
- Klik Action, lalu pilih Archive.
- Konfirmasi tindakan archiving.
Langkah Tambahan Sebelum Meng-Archive (Opsional tapi Direkomendasikan):
Meskipun archive sudah sangat aman, ada beberapa langkah tambahan yang bisa Mas Arif pertimbangkan untuk memastikan kelancaran proses bisnis:
1.
Reassign Tugas/Dokumen Terbuka: Jika user yang akan di-archive memiliki tugas atau dokumen yang masih "open" dan dia adalah penanggung jawabnya (misalnya Salesperson di Sales Order yang belum selesai, atau Assignee di Project Task yang belum complete), ada baiknya Mas Arif mengubah penanggung jawabnya ke user lain yang masih aktif. Ini akan mencegah hambatan dalam proses bisnis karena dokumen tersebut tetap memiliki pemilik yang aktif.
2.
Cek Hak Akses (Opsional): Sebelum di-archive, Mas Arif juga bisa meninjau hak akses yang dimiliki user tersebut, terutama jika ada peran khusus atau grup akses kustom. Meskipun tidak terlalu krusial untuk proses archiving, ini bisa jadi bahan evaluasi untuk user lain.
Jadi, Mas Arif, untuk kebutuhan bersih-bersih akun user yang tidak aktif,
menggunakan fitur Archive adalah best practice yang paling aman dan direkomendasikan di Odoo. Cara ini akan menjaga data perusahaan Mas Arif tetap rapi, utuh, dan terlacak.
Semoga pencerahannya membantu ya, Mas Arif! Kalau ada pertanyaan lebih lanjut, jangan sungkan untuk diskusi lagi di sini. Sukses selalu untuk tim IT di perusahaan Mas Arif!