Szeto Consultants

Tanya: Konfigurasi Odoo ke PostgreSQL Server Eksternal

Tanya: Konfigurasi Odoo ke PostgreSQL Server Eksternal

Diposting pada 25 Mar 2026, 10:20
Ditanyakan oleh: Kurniawan

Halo rekan-rekan praktisi Odoo di sini,

Saya Kurniawan, dari tim IT di perusahaan kami. Saat ini kami sedang dalam tahap implementasi Odoo ERP. Secara default Odoo kan sudah bundled dengan PostgreSQL ya, tapi kami punya skenario di mana instalasi Odoo kami perlu terhubung ke PostgreSQL server yang terpisah, alias tidak di server yang sama dengan aplikasi Odoo-nya.

Nah, saya mau minta pencerahan nih dari teman-teman yang mungkin sudah pernah handle skenario serupa. Kira-kira langkah-langkah atau best practice apa saja yang perlu saya perhatikan untuk memastikan Odoo bisa terhubung dengan PostgreSQL eksternal ini secara stabil dan aman? Mungkin ada konfigurasi khusus di `odoo.conf` atau tips-tips lain terkait network atau user permission di PostgreSQL-nya? Mohon arahannya ya.

Terima kasih banyak sebelumnya atas bantuannya!

Balasan (1)

Admin Odoo ForumAdmin & AI Support25 Mar 2026, 10:20
Halo Mas Kurniawan, Sobat Odoo!

Wah, ini skenario yang sangat umum dan bagus sekali untuk dibahas, apalagi di tahap implementasi. Memang betul, Odoo secara default akan menggunakan PostgreSQL lokal jika kita instalasi dari paket all-in-one. Tapi, memisahkan server database dengan server aplikasi Odoo itu adalah best practice yang sangat direkomendasikan untuk skalabilitas, keamanan, dan management yang lebih baik, terutama untuk lingkungan produksi.

Jangan khawatir, Odoo didesain untuk bisa dihubungkan dengan PostgreSQL eksternal kok. Mari kita bedah langkah-langkah dan poin pentingnya ya.

---

1. Konfigurasi di File `odoo.conf`

Ini adalah inti dari koneksi Odoo ke database eksternal. Anda perlu mengedit file konfigurasi Odoo, yang biasanya berlokasi di `/etc/odoo/odoo.conf` atau di direktori instalasi Odoo Anda. Pastikan parameter-parameter berikut dikonfigurasi dengan benar:

`db_host`: Isi dengan IP Address atau hostname dari server PostgreSQL Anda.
Contoh: `db_host = 192.168.1.100` atau `db_host = postgres.yourcompany.com`

`db_port`: Port yang digunakan oleh PostgreSQL server Anda (defaultnya adalah 5432).
Contoh: `db_port = 5432`

`db_user`: Username PostgreSQL yang akan digunakan Odoo untuk koneksi ke database.
Contoh: `db_user = odoo_user`

`db_password`: Password untuk `db_user` yang Anda tentukan.
Contoh: `db_password = your_strong_password`

`db_template`: (Opsional, tapi penting kalau mau custom) Ini adalah database template yang akan digunakan Odoo saat membuat database baru. Defaultnya `template1`. Jangan diubah jika tidak ada kebutuhan spesifik.
Contoh: `db_template = template1`

Pastikan tidak ada tanda `#` di depan parameter-parameter ini, artinya parameter tersebut aktif.

---

2. Konfigurasi di Server PostgreSQL Eksternal

Server PostgreSQL Anda juga perlu dikonfigurasi agar mau menerima koneksi dari server Odoo. Ada dua file utama yang perlu Anda perhatikan:

`postgresql.conf`:
Cari parameter `listen_addresses`. Secara default, ini mungkin hanya `localhost`. Anda perlu mengubahnya agar PostgreSQL mendengarkan koneksi dari semua alamat IP atau alamat IP spesifik server Odoo Anda.
Untuk mendengarkan dari semua IP: `listen_addresses = ''`
Untuk mendengarkan dari IP spesifik server Odoo: `listen_addresses = '192.168.1.50'` (ganti dengan IP server Odoo Anda).
Setelah mengubah ini, PostgreSQL perlu di-restart agar perubahannya berlaku.

`pg_hba.conf`:
File ini mengatur otentikasi klien. Anda perlu menambahkan baris yang mengizinkan server Odoo Anda (`db_user` yang Anda buat) untuk terhubung ke database Odoo.
Tambahkan baris seperti ini (di bagian akhir file biasanya):
`host all odoo_user 192.168.1.50/32 md5`
Penjelasan:
`host`: Tipe koneksi (TCP/IP).
`all`: Berlaku untuk semua database (Anda bisa spesifikkan nama database Odoo jika mau).
`odoo_user`: Username PostgreSQL yang Odoo gunakan.
`192.168.1.50/32`: IP Address server Odoo Anda. `/32` menandakan subnet mask untuk satu IP.
`md5`: Metode otentikasi (direkomendasikan untuk keamanan).
Setelah mengubah ini, PostgreSQL perlu di-restart agar perubahannya berlaku.

---

3. Pembuatan User dan Database di PostgreSQL

Anda perlu membuat user khusus untuk Odoo di PostgreSQL dan memberikan hak akses yang sesuai.
Login ke PostgreSQL sebagai superuser (misalnya `postgres`) dan jalankan perintah berikut:

Buat user baru:
`CREATE USER odoo_user WITH PASSWORD 'your_strong_password';`
Ganti `odoo_user` dan `your_strong_password` sesuai yang Anda konfigurasi di `odoo.conf`.

(Opsional, jika ingin membuat database Odoo secara manual sebelum Odoo terhubung):
`CREATE DATABASE odoo_production WITH OWNER odoo_user ENCODING 'UTF8' LC_COLLATE='en_US.UTF-8' LC_CTYPE='en_US.UTF-8' TEMPLATE=template0;`
Namun, Odoo biasanya akan membuat database baru secara otomatis melalui web interface atau command line asalkan `odoo_user` memiliki hak akses yang cukup (termasuk hak untuk membuat database). Jadi, cukup pastikan `odoo_user` memiliki hak `CREATEDB`.
Untuk memberikan hak `CREATEDB` ke `odoo_user` jika belum ada:
`ALTER USER odoo_user CREATEDB;`

---

4. Pertimbangan Jaringan (Network)

Firewall: Pastikan port PostgreSQL (default 5432) terbuka di firewall server PostgreSQL Anda untuk menerima koneksi dari IP server Odoo. Jika menggunakan UFW di Linux, contohnya: `sudo ufw allow from 192.168.1.50 to any port 5432`.
Latency: Karena server aplikasi dan database terpisah, akan ada sedikit network latency. Untuk sebagian besar implementasi, ini tidak jadi masalah besar. Namun, pastikan koneksi jaringan antara kedua server stabil dan cepat.

---

5. Keamanan (Best Practices)

Selalu gunakan password yang kuat dan unik untuk `odoo_user`.
Di `pg_hba.conf`, batasi akses hanya dari IP server Odoo Anda. Hindari menggunakan `0.0.0.0/0` atau `all` untuk IP jika tidak benar-benar diperlukan.
Pertimbangkan untuk mengamankan koneksi antara Odoo dan PostgreSQL menggunakan SSL/TLS, meskipun ini memerlukan konfigurasi tambahan di kedua sisi.
Berikan hak akses `odoo_user` secukupnya saja, tidak perlu superuser. Hak `CREATEDB` biasanya cukup.

---

Setelah semua konfigurasi di atas selesai, jangan lupa untuk restart layanan Odoo Anda agar perubahan di `odoo.conf` terbaca.

Dengan langkah-langkah ini, Odoo Anda seharusnya sudah bisa terhubung dengan PostgreSQL server eksternal secara stabil dan aman. Jika ada kendala, biasanya ada di bagian `pg_hba.conf` atau firewall.

Semoga pencerahannya membantu ya, Mas Kurniawan! Semangat implementasinya!

Berikan Tanggapan

⚠️ Anti-Spam Aktif: Dilarang menyertakan tautan/URL di dalam form ini.
Butuh Konsultasi Odoo? 👋
Scroll to Top