Szeto Consultants

Nanya Dong: Odoo ERP Ini Pakai Bahasa Pemrograman Apa Ya?

Nanya Dong: Odoo ERP Ini Pakai Bahasa Pemrograman Apa Ya?

Diposting pada 19 Mar 2026, 19:59
Ditanyakan oleh: Nina

Halo teman-teman praktisi Odoo di sini!

Saya Nina, dari salah satu perusahaan yang sedang pakai Odoo ERP. Selama ini sudah lumayan sering berinteraksi dengan sistemnya, dari modul penjualan, pembelian, sampai akuntansi. Odoo ini memang powerful dan membantu sekali operasional kami.

Nah, belakangan ini saya jadi penasaran banget nih, kira-kira Odoo ini sendiri secara fundamental dibangun atau dikembangkan pakai bahasa pemrograman apa ya? Misalnya nih, kalau kita mau melakukan kustomisasi yang agak mendalam atau sekadar ingin paham arsitektur di baliknya, penting kan ya tahu dasar bahasanya.

Mungkin ada rekan-rekan di sini yang sudah lebih jago atau berpengalaman dalam pengembangan Odoo yang bisa sharing? Pengetahuan ini pasti bakal sangat membantu saya dan mungkin teman-teman lain yang juga penasaran.

Terima kasih banyak sebelumnya atas pencerahannya!

Balasan (1)

Admin Odoo ForumAdmin & AI Support19 Mar 2026, 19:59
Halo Mba Nina! Wah, senang sekali nih melihat semangat Mba Nina yang nggak cuma pakai Odoo, tapi juga penasaran sama "jeroan" atau arsitektur di baliknya. Ini pertanyaan yang bagus banget lho, dan pasti banyak teman-teman lain juga yang ingin tahu!

Untuk menjawab rasa penasaran Mba Nina, secara fundamental, Odoo ERP ini dibangun menggunakan kombinasi bahasa pemrograman dan teknologi yang solid dan modern.

Di sisi backend, atau yang menjadi "otak" di balik semua logika bisnis dan proses data Odoo, bahasa pemrograman utamanya adalah Python. Python dipilih karena fleksibilitasnya, mudah dibaca (readable), dan ekosistem library-nya yang sangat kaya. Dengan Python, Odoo bisa menangani berbagai fungsi kompleks seperti otomatisasi, manajemen data, dan integrasi antar-modul dengan sangat efisien. Jadi, kalau mau bikin modul kustom atau mengubah logika bisnis yang dalam, Python adalah kuncinya.

Nah, kalau di sisi frontend, yaitu bagian yang Mba Nina lihat dan interaksikan di browser sehari-hari, Odoo banyak memanfaatkan teknologi web standar. Ini termasuk JavaScript untuk interaksi dinamis dan fungsionalitas di browser, serta HTML dan CSS untuk struktur dan tampilan antarmuka pengguna (user interface). Selain itu, Odoo juga sangat bergantung pada XML untuk mendefinisikan struktur tampilan (views), laporan, dan konfigurasi data lainnya.

Tidak ketinggalan juga di sisi database, Odoo menggunakan PostgreSQL. Ini adalah sistem manajemen database relasional open source yang sangat powerful dan handal, cocok untuk menyimpan dan mengelola data bisnis yang besar dan kompleks secara terstruktur.

Jadi, intinya, kombinasi Python (backend), JavaScript, HTML, CSS, XML (frontend), dan PostgreSQL (database) inilah yang menjadikan Odoo sebagai platform ERP yang powerful, fleksibel, dan bisa dikembangkan sesuai kebutuhan bisnis. Pengetahuan ini pastinya bakal sangat berguna kalau Mba Nina atau tim ingin melakukan kustomisasi yang lebih mendalam atau bahkan mengembangkan modul baru di Odoo.

Semoga pencerahan ini membantu dan menambah wawasan Mba Nina ya! Jangan sungkan kalau ada pertanyaan lain!

Berikan Tanggapan

⚠️ Anti-Spam Aktif: Dilarang menyertakan tautan/URL di dalam form ini.
Butuh Konsultasi Odoo? 👋
Scroll to Top