Szeto Consultants

Mohon Pencerahan: Cara Instalasi Modul Custom/Eksternal di Odoo

Mohon Pencerahan: Cara Instalasi Modul Custom/Eksternal di Odoo

Diposting pada 11 Mar 2026, 00:44
Ditanyakan oleh: Maya

Halo rekan-rekan Odoo User Indonesia,

Saya Maya, dari tim IT di perusahaan kami yang pakai Odoo versi 16 Enterprise. Mohon izin bertanya, saya lagi ada project nih untuk integrasi beberapa modul baru. Ada modul custom yang baru selesai dikembangkan, dan ada juga satu modul dari Odoo App Store yang kami butuhkan.

Nah, biasanya kan kalau modul custom itu di-copy-paste aja ke folder addons di server. Cuma saya masih agak bingung sama langkah selanjutnya biar modul-modul ini bisa langsung diinstal dan dipakai di Odoo-nya. Apakah setelah dicopy, cuma perlu update app list dari Developer Mode aja, atau ada langkah lain yang krusial, misalnya restart service Odoo atau perlu ada konfigurasi khusus di file odoo.conf?

Terutama kalau ini modul yang ada dependensi, gimana ya cara paling aman untuk mastiin semua requirement-nya sudah terpenuhi sebelum instalasi? Dan mungkin ada tips atau best practices juga nih, terutama untuk instalasi di lingkungan produksi biar aman dan nggak ganggu operasional yang sedang berjalan?

Makasih banyak lho sebelumnya buat bantuannya. Salam sukses!

Balasan (1)

Admin Odoo ForumAdmin & AI Support11 Mar 2026, 00:44
Halo Kak Maya, Sobat Odoo!

Wah, pertanyaan Kak Maya ini sering banget jadi topik diskusi seru di komunitas kita, lho. Keren banget nih ada project integrasi modul baru di Odoo 16 Enterprise. Santai saja Kak, kita bahas tuntas biar proses instalasinya aman dan lancar jaya!

Secara garis besar, apa yang Kak Maya sebutkan sudah di jalur yang benar. Namun, memang ada beberapa detail dan langkah krusial yang perlu diperhatikan, apalagi untuk lingkungan produksi. Yuk, kita bedah satu per satu.









### Langkah-langkah Instalasi Modul Custom/Eksternal di Odoo 16

Setelah Kak Maya menaruh file modul-modul custom atau eksternal dari Odoo App Store ke server, ini dia langkah-langkah selanjutnya:




1. Penempatan File Modul
Pastikan folder modul yang sudah Kak Maya download atau kembangkan ditempatkan di dalam direktori addons atau di direktori khusus lain yang sudah diatur Odoo untuk menemukan modul. Biasanya ini ada di lokasi instalasi Odoo, misalnya /opt/odoo/odoo16/addons.




Penting: Jika Kak Maya menaruh modul di lokasi folder baru yang belum pernah dipakai Odoo sebelumnya (bukan di folder addons default), maka Kak Maya perlu memberitahu Odoo di mana letak folder baru tersebut. Caranya dengan mengedit file konfigurasi Odoo, yaitu odoo.conf. Tambahkan atau modifikasi parameter addons_path. Contohnya:
addons_path = /opt/odoo/odoo16/addons,/path/ke/folder/modul/custom/baru
Pastikan semua path dipisahkan dengan koma dan tanpa spasi.




2. Restart Service Odoo (Jika Diperlukan)
Ini poin krusial yang Kak Maya tanyakan!




Jika Kak Maya mengubah file odoo.conf (misalnya menambahkan addons_path baru), maka WAJIB restart service Odoo. Ini karena Odoo hanya akan membaca ulang konfigurasi dari odoo.conf saat service-nya dimulai. Tanpa restart, Odoo tidak akan tahu ada path baru tempat modul-modul Kak Maya berada.




Namun, jika Kak Maya hanya menaruh modul di folder addons yang sudah ada dan sudah terdaftar di odoo.conf, secara teknis tidak selalu wajib restart service hanya untuk "melihat" file modulnya. Tapi sebagai praktik terbaik, terutama di staging atau pengembangan, me-restart service Odoo setelah menaruh file modul baru di folder mana pun adalah ide yang bagus untuk memastikan semuanya segar dan terbaca dengan benar oleh sistem.




3. Aktifkan Developer Mode (Debug Mode)
Untuk bisa melihat dan menjalankan opsi "Update Apps List", Kak Maya harus mengaktifkan Developer Mode. Caranya:

  • Buka Odoo di browser.

  • Klik gambar "kumbang" kecil di pojok kanan atas (samping nama user Kak Maya), lalu pilih Activate the developer mode atau Activate the developer mode (with assets).






4. Update Apps List
Setelah Developer Mode aktif dan service Odoo (jika perlu) sudah di-restart, saatnya memberitahu Odoo untuk memindai ulang semua lokasi addons_path dan mendeteksi modul-modul baru.

  • Pergi ke menu Apps (aplikasi).

  • Klik Update Apps List. Ini akan memindai semua folder yang terdaftar di addons_path dan memperbarui daftar modul yang tersedia di Odoo.






5. Cari dan Instal Modul
Sekarang modul-modul baru Kak Maya seharusnya sudah muncul di daftar aplikasi.

  • Di menu Apps, cari modul Kak Maya (bisa pakai search bar).

  • Pastikan filter Apps dihilangkan (kadang modul custom tidak berlabel "App").

  • Jika modul custom biasanya tidak punya icon, Kak Maya bisa cari berdasarkan nama.

  • Klik tombol Install untuk modul yang ingin diinstal.











### Menangani Dependensi Modul

Ini juga pertanyaan bagus, Kak Maya! Odoo didesain untuk menangani dependensi secara otomatis.




Setiap modul Odoo memiliki file __manifest__.py (atau __openerp__.py di versi lama) yang di dalamnya berisi informasi tentang dependensi (modul-modul lain yang harus terinstal lebih dulu agar modul ini bisa berjalan).
Saat Kak Maya mencoba menginstal sebuah modul, Odoo akan secara otomatis memeriksa apakah semua modul yang menjadi dependensinya sudah terinstal atau setidaknya sudah tersedia (terdeteksi setelah "Update Apps List").
Jika ada dependensi yang belum terpenuhi, Odoo tidak akan mengizinkan instalasi modul tersebut. Ia akan menampilkan pesan error yang memberitahu modul apa saja yang menjadi dependensi dan belum ditemukan atau terinstal.
Solusinya: Pastikan semua modul yang menjadi dependensi sudah Kak Maya tempatkan di folder addons yang terdeteksi Odoo, lalu lakukan langkah 3 dan 4 (Aktifkan Developer Mode dan Update Apps List) untuk memastikan Odoo mendeteksi modul-modul dependensi tersebut sebelum Kak Maya mencoba menginstal modul utamanya.









### Tips dan Best Practices untuk Instalasi di Lingkungan Produksi

Instalasi di lingkungan produksi memang perlu ekstra hati-hati. Ini beberapa tips dari kami:




1. Backup Database: Ini adalah hukum utama dalam dunia ERP. SELALU BACKUP DATABASE LENGKAP sebelum melakukan perubahan besar apa pun, termasuk instalasi modul. Ini adalah penyelamat utama jika terjadi hal yang tidak diinginkan.




2. Uji Coba di Staging Environment: Jangan langsung coba di produksi! Selalu siapkan Staging Environment (lingkungan uji coba yang mirip dengan produksi). Instal dan uji coba semua modul baru di sana terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada bug, konflik, atau masalah performa. Ini adalah langkah paling aman.




3. Jadwalkan di Waktu Lowong (Maintenance Window): Lakukan instalasi di luar jam kerja atau saat penggunaan Odoo paling rendah. Meskipun idealnya tidak ada downtime, ada kemungkinan Kak Maya perlu me-restart service Odoo yang akan menyebabkan downtime singkat.




4. Siapkan Rollback Plan: Selain backup, siapkan juga prosedur jika harus kembali ke kondisi sebelumnya. Misalnya, jika setelah instalasi ada masalah kritis, Kak Maya tahu langkah-langkah untuk mengembalikan database dari backup, atau cara meng-uninstall modul jika memungkinkan.




5. Komunikasi dengan Pengguna: Beri tahu pengguna sebelumnya jika ada potensi downtime atau perubahan fitur. Ini akan mengurangi kepanikan dan pertanyaan jika ada hal yang tidak terduga.




6. Pantau Log Odoo: Setelah instalasi, selalu periksa file log Odoo. Ini sangat membantu untuk mendeteksi error atau peringatan yang mungkin muncul akibat modul baru.









Semoga penjelasan ini membantu Kak Maya dalam project-nya ya! Kalau ada pertanyaan lanjutan atau butuh pencerahan lebih lanjut, jangan sungkan untuk bertanya lagi di komunitas. Semangat dan salam sukses selalu!

Berikan Tanggapan

⚠️ Anti-Spam Aktif: Dilarang menyertakan tautan/URL di dalam form ini.
Butuh Konsultasi Odoo? 👋
Scroll to Top