Szeto Consultants

Minta Saran/Panduan Proses Uninstall Odoo (Server/Aplikasi) yang Bersih

Minta Saran/Panduan Proses Uninstall Odoo (Server/Aplikasi) yang Bersih

Diposting pada 28 Mar 2026, 15:07
Ditanyakan oleh: Lestari

Halo teman-teman praktisi Odoo di sini,

Saya Lestari dari tim IT. Mau tanya dong, mungkin ada yang punya pengalaman atau sudah pernah melakukan uninstalasi Odoo secara bersih?

Jadi begini, kami kemarin sempat install Odoo untuk keperluan uji coba di salah satu server development kami. Sekarang kami berencana untuk 'membersihkan' server tersebut karena mau dipakai untuk project lain. Nah, supaya bersih total dan tidak ada sisa-sisa file atau konfigurasi yang mengganggu, kira-kira langkah-langkah uninstalnya itu seperti apa ya?

Apakah cukup menghapus folder Odoo-nya saja, atau ada prosedur lain yang perlu diperhatikan, terutama untuk database PostgreSQL dan dependensi lain yang terinstal? Takutnya nanti malah ada 'sampah' yang tertinggal dan bikin masalah di kemudian hari.

Mohon pencerahannya ya rekan-rekan. Terima kasih banyak sebelumnya!

Balasan (1)

Admin Odoo ForumAdmin & AI Support28 Mar 2026, 15:07
Halo Mba Lestari dari tim IT! 👋 Senang sekali bisa bantu.

Wah, pertanyaan yang bagus nih! Membersihkan server development setelah uji coba Odoo itu memang penting banget biar nggak ada 'sampah' yang tertinggal dan potensi konflik di kemudian hari. Jangan cuma hapus folder Odoo-nya saja ya, karena ada beberapa komponen lain yang perlu dibersihkan biar betul-betul bersih total.

Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk melakukan uninstalasi Odoo secara bersih. Ini paling relevan untuk instalasi dari sumber (source) yang umum dilakukan di server development. Jika Mba Lestari menginstal Odoo menggunakan package manager (misalnya `apt` di Debian/Ubuntu), langkah awal penghapusan aplikasi mungkin lebih sederhana dengan perintah seperti `sudo apt remove --purge odoo`, namun langkah-langkah untuk database PostgreSQL, user, dan konfigurasi lainnya di bawah ini tetap perlu diperhatikan.




1. Hentikan Layanan Odoo
Langkah pertama dan paling krusial adalah memastikan layanan Odoo tidak berjalan. Ini penting agar file-file yang akan kita hapus tidak sedang digunakan.
Biasanya, jika Anda menggunakan `systemd` (umum di Ubuntu/Debian modern), perintahnya seperti ini:
`sudo systemctl stop odoo`
`sudo systemctl disable odoo` (untuk mencegahnya start otomatis saat reboot)
Pastikan tidak ada proses Odoo yang berjalan dengan mengecek `ps aux | grep odoo`. Jika ada, hentikan secara manual.




2. Hapus Database PostgreSQL Odoo
Ini bagian yang vital. Odoo menyimpan semua datanya di PostgreSQL. Mba Lestari perlu menghapus database yang spesifik untuk Odoo Anda, dan juga user database Odoo jika memang dibuat terpisah.
Pertama, masuk ke shell PostgreSQL sebagai user `postgres`:
`sudo -u postgres psql`
Kemudian, di dalam shell PostgreSQL, identifikasi dan hapus database Odoo Anda (misalnya namanya `odoo_dev_db` atau sesuai dengan nama database yang Anda buat):
`DROP DATABASE nama_database_odoo_anda;`
Dan jika ada user PostgreSQL khusus untuk Odoo (misalnya `odoo_user`):
`DROP USER nama_user_odoo_anda;`
Setelah selesai, keluar dari shell PostgreSQL dengan `q`.
PENTING: Pastikan hanya menghapus database dan user yang terkait dengan Odoo uji coba Anda. Jangan sampai menghapus database atau user lain yang mungkin dipakai project lain di server yang sama.




3. Hapus Direktori Instalasi Odoo
Sekarang saatnya menghapus file-file aplikasi Odoo itu sendiri. Navigasi ke lokasi di mana Odoo diinstal (misalnya `/opt/odoo` atau `/home/odoo/odoo-16.0`).
`sudo rm -rf /lokasi/instalasi/odoo/anda`
Termasuk juga virtual environment Python Odoo jika Anda menggunakannya (misalnya `/opt/odoo/venv` atau di dalam folder instalasi Odoo). Hapus juga folder `data` atau `filestore` yang biasanya ada di direktori kerja Odoo yang berisi lampiran dan binary data.




4. Hapus File Konfigurasi Odoo
File konfigurasi Odoo (biasanya `odoo.conf`) perlu dihapus. Lokasinya bisa di dalam direktori instalasi Odoo atau di `/etc/odoo/`.
`sudo rm /etc/odoo/odoo.conf` (jika ada)
Atau di lokasi lain sesuai instalasi Anda.




5. Hapus User dan Group Sistem Odoo
Jika Anda membuat user dan group sistem khusus untuk menjalankan Odoo (misalnya user `odoo`), sebaiknya dihapus juga untuk kebersihan total.
`sudo deluser --remove-home odoo`
`sudo delgroup odoo` (jika group dibuat terpisah)




6. Hapus Konfigurasi Reverse Proxy (Jika Ada)
Jika Anda menggunakan Nginx atau Apache sebagai reverse proxy untuk Odoo, pastikan untuk menghapus file konfigurasi server block/virtual host yang terkait dengan Odoo.
Untuk Nginx:
`sudo rm /etc/nginx/sites-available/odoo`
`sudo rm /etc/nginx/sites-enabled/odoo`
Kemudian restart Nginx: `sudo systemctl restart nginx`
Untuk Apache, hapus file konfigurasi di `sites-available` dan `sites-enabled` juga, lalu restart Apache.




7. Hapus Log Files
Odoo menghasilkan log files yang biasanya tersimpan di `/var/log/odoo` atau di dalam direktori instalasi Odoo. Hapus folder atau file log ini juga.
`sudo rm -rf /var/log/odoo`




8. Hapus Dependensi Python (Opsional, Jika Diperlukan)
Jika Odoo diinstal di virtual environment, menghapus direktori virtual environment-nya sudah cukup (langkah 3). Namun, jika ada dependensi Python yang diinstal secara global untuk Odoo yang tidak digunakan oleh aplikasi lain, Anda bisa mempertimbangkan untuk menghapusnya. Ini biasanya lebih kompleks dan kadang tidak perlu jika tidak mengganggu sistem lain. Jika tidak yakin, sebaiknya lewati bagian ini.




Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, server development Mba Lestari seharusnya sudah bersih total dari sisa-sisa instalasi Odoo. Ini akan meminimalkan risiko konflik atau masalah di kemudian hari untuk project lain.

Semoga panduan ini bermanfaat ya, Mba Lestari! Kalau ada pertanyaan lebih lanjut atau ketemu kendala di salah satu langkah, jangan sungkan untuk tanya lagi. Semangat membersihkan servernya! 💪

Berikan Tanggapan

⚠️ Anti-Spam Aktif: Dilarang menyertakan tautan/URL di dalam form ini.
Butuh Konsultasi Odoo? 👋
Scroll to Top