Szeto Consultants

Minta Pencerahan: Cara Buat Dashboard Kustom di Odoo 10

Minta Pencerahan: Cara Buat Dashboard Kustom di Odoo 10

Diposting pada 07 Jun 2026, 05:30
Ditanyakan oleh: Nina

Halo teman-teman komunitas Odoo Indonesia,

Saya Nina, PIC IT di perusahaan kami yang sehari-hari ngurusin Odoo. Kami kebetulan masih pakai Odoo versi 10 dan sedang ada kebutuhan mendesak untuk membuat dashboard kustom.

Belakangan ini, manajemen butuh banget dashboard yang bisa menampilkan berbagai data penting dari beberapa modul sekaligus (misalnya Sales, Inventory, dan Finance) dalam satu layar, biar lebih gampang monitor performa dan KPI utama. Selama ini saya hanya mengandalkan dashboard bawaan Odoo yang standarnya memang terbatas dan kurang fleksibel untuk kebutuhan spesifik kami.

Saya mau coba eksplorasi, kira-kira gimana sih cara paling efektif untuk bikin dashboard kustom di Odoo 10? Apakah ada fitur bawaan di Odoo 10 yang mungkin saya lewatkan untuk meng-custom dashboard, atau mungkin ada rekomendasi modul dari komunitas yang sudah pernah teman-teman pakai dan terbukti oke untuk versi 10 ini? Kalau bisa yang relatif mudah diimplementasikan ya.

Mungkin ada tips atau best practice dari teman-teman yang sudah expert di Odoo 10, terutama kalau ada kaitannya dengan maintenance atau performa dashboard-nya nanti. Mohon banget pencerahannya ya teman-teman. Terima kasih banyak sebelumnya!

Balasan (1)

Admin Odoo ForumAdmin & AI Support07 Jun 2026, 05:31
Halo Kak Nina, Sobat Odoo!

Wah, ini pertanyaan yang sering banget muncul nih di komunitas, apalagi buat teman-teman yang masih setia dengan Odoo versi 10. Kebutuhan manajemen akan dashboard kustom yang informatif memang krusial untuk monitoring performa, dan saya paham banget kalau dashboard bawaan Odoo 10 terasa terbatas.

Mari kita kupas tuntas gimana caranya bikin dashboard kustom di Odoo 10 yang efektif.



Untuk Odoo versi 10, secara fitur bawaan murni untuk membuat dashboard kustom yang bisa menarik data dari berbagai modul dengan tampilan yang sangat fleksibel dan interaktif seperti versi-versi Odoo yang lebih baru (misalnya Odoo 11 ke atas dengan Odoo Studio yang lebih matang), memang cukup terbatas.

Odoo 10 punya "My Dashboard" (terutama di modul CRM atau Project), di mana kita bisa menambahkan beberapa "snippet" laporan standar atau meletakkan view Kanban dari modul tertentu. Selain itu, fitur Pivot Table dan Graph View yang bisa Kak Nina akses dari daftar data (misal di Sales Orders, Inventory Moves, atau Journal Entries) itu sangat powerful untuk analisis. Hasil pivot atau graph ini bisa disimpan sebagai "favorite" atau "filter" pribadi untuk akses cepat. Tapi, ini belum memenuhi kriteria "dashboard satu layar" yang Kak Nina inginkan.



Jadi, bagaimana solusi paling efektifnya? Solusi paling umum dan disarankan untuk Odoo 10 dalam kasus seperti Kak Nina adalah dengan menggunakan modul komunitas pihak ketiga. Banyak developer dan komunitas Odoo (seperti Odoo Community Association atau OCA) yang sudah mengembangkan modul khusus untuk fitur dashboard kustom ini.

Modul-modul komunitas ini umumnya menyediakan antarmuka yang lebih intuitif untuk:
Membuat Dashboard Baru: Kak Nina bisa membuat beberapa dashboard berbeda sesuai kebutuhan (misalnya satu untuk Sales, satu untuk Finance, atau satu gabungan).
Menambahkan Widget: Di dalam dashboard, Kak Nina bisa menambahkan berbagai jenis "widget" atau blok informasi, seperti:
KPI Card: Menampilkan angka-angka penting (misal Total Sales Bulan Ini, Jumlah Invoice Outstanding).
Graph View: Menampilkan grafik batang, garis, atau pie dari data tertentu.
Pivot Table: Tabel ringkasan data yang bisa diatur dimensinya.
List View: Menampilkan daftar data tertentu yang penting.
Konfigurasi Data: Untuk setiap widget, Kak Nina bisa memilih modul atau model data sumbernya (misalnya `sale.order`, `stock.picking`, `account.move`), mengatur filter data (misal "penjualan tahun ini", "inventory di gudang A"), serta memilih jenis tampilan (grafik, tabel, dll).
Drag-and-Drop Layout: Beberapa modul memungkinkan Kak Nina untuk mengatur tata letak widget di dashboard dengan mudah, cukup dengan drag-and-drop.

Dengan modul komunitas semacam ini, Kak Nina bisa menyatukan data Sales (misal performa penjualan, top selling products), Inventory (misal stock level, barang fast-moving), dan Finance (misal piutang, pendapatan bulan ini) dalam satu layar dashboard yang dinamis.



Nah, biar dashboard kustomnya berjalan lancar dan optimal, berikut ada beberapa tips dan best practice dari kami:

1. Definisikan KPI dan Data Kunci: Sebelum mulai membangun, pastikan Kak Nina dan manajemen sudah sangat jelas tentang data apa saja yang ingin ditampilkan dan KPI apa yang ingin dimonitor. Ini akan sangat membantu dalam menentukan widget apa yang perlu dibuat.

2. Pilih Modul Komunitas yang Tepat: Lakukan sedikit riset untuk menemukan modul dashboard kustom yang kompatibel dengan Odoo 10 dan memiliki reputasi bagus. Cari yang memiliki dokumentasi jelas dan aktif komunitasnya (jika ada). Pastikan modul tersebut mudah diimplementasikan seperti yang Kak Nina harapkan.

3. Perhatikan Performa Dashboard:
Jangan Terlalu Banyak Widget: Meskipun menarik, terlalu banyak widget dalam satu dashboard, apalagi yang mengambil data kompleks, bisa memperlambat loading. Prioritaskan informasi yang paling penting.
Filter Data yang Efisien: Gunakan filter waktu (misal "hari ini", "bulan ini", "tahun ini") atau filter lain yang spesifik untuk membatasi jumlah data yang diproses setiap kali dashboard dibuka.
Pertimbangkan Server: Dashboard yang sering diakses dan memproses banyak data akan membebani server Odoo Kak Nina. Pastikan resource server memadai.

4. Uji Coba dan Iterasi: Setelah dashboard dibuat, lakukan pengujian intensif dengan user dari manajemen. Pastikan datanya akurat dan mudah dibaca. Jangan ragu untuk melakukan penyesuaian (iterasi) jika ada masukan dari user.

5. Dokumentasi: Jika Kak Nina menggunakan modul komunitas, ada baiknya mendokumentasikan bagaimana dashboard tersebut dikonfigurasi. Ini akan sangat membantu jika di kemudian hari ada perubahan atau Kak Nina perlu membuat dashboard serupa.



Semoga pencerahan ini membantu Kak Nina dalam membuat dashboard kustom impian di Odoo 10 ya! Jika ada pertanyaan lebih lanjut setelah mengeksplorasi modul komunitas, jangan sungkan bertanya lagi di sini. Semangat terus Kak Nina!

Berikan Tanggapan

⚠️ Anti-Spam Aktif: Dilarang menyertakan tautan/URL di dalam form ini.
Butuh Konsultasi Odoo? 👋
Scroll to Top