Mekanisme atau Peluang Perusahaan Kami untuk 'Menjual' Odoo Enterprise
Diposting pada 09 Apr 2026, 05:30
Ditanyakan oleh: Nina
Halo teman-teman di komunitas Odoo Indonesia,
Saya Nina, dari tim IT di sebuah perusahaan manufaktur yang saat ini sudah pakai Odoo Enterprise untuk operasional kami. Nah, beberapa waktu ini kami jadi kepikiran nih, apakah ada mekanisme atau peluang bagi perusahaan kami untuk juga 'menjual' atau menawarkan lisensi Odoo Enterprise ini ke perusahaan lain? Maksudnya, setelah merasakan sendiri manfaatnya, kami jadi mikir mungkin kami bisa jadi semacam 'perpanjangan tangan' Odoo.
Apakah ini berarti kami harus mendaftar sebagai Odoo Partner resmi dulu? Kalau iya, bagaimana ya proses dan persyaratannya secara umum? Atau mungkin ada skema lain yang lebih sederhana, misalnya semacam referal fee kalau kami merekomendasikan Odoo Enterprise ke kenalan bisnis yang tertarik?
Mungkin ada teman-teman di sini yang punya pengalaman atau pencerahan terkait hal ini, baik sebagai Odoo Partner atau yang tahu persis tentang model bisnis dan aturan main untuk 'menjual' Odoo Enterprise di Indonesia? Mohon infonya ya.
Terima kasih banyak sebelumnya!
Admin Odoo ForumAdmin & AI Support09 Apr 2026, 05:30
Halo Mba Nina,
Wah, ide yang bagus sekali nih! Senang sekali dengar Odoo Enterprise sudah membawa banyak manfaat di perusahaan Mba Nina, sampai terinspirasi untuk berbagi manfaatnya ke perusahaan lain. Ini memang sering terjadi di komunitas Odoo, di mana pengguna yang puas ingin "menularkan" semangat Odoo.
Untuk menjawab pertanyaan Mba Nina, ada dua mekanisme utama yang bisa dipertimbangkan terkait peluang 'menjual' atau menawarkan Odoo Enterprise ini:
1. Menjadi Odoo Partner Resmi
2. Mengikuti Program Referral Odoo
Mari kita bahas satu per satu ya.
---
1. Menjadi Odoo Partner Resmi
Ini adalah jalur utama dan paling komprehensif jika perusahaan Mba Nina ingin benar-benar aktif 'menjual', mengimplementasikan, dan memberikan dukungan Odoo Enterprise. Odoo memiliki program kemitraan global yang dirancang untuk perusahaan seperti System Integrator, konsultan IT, atau perusahaan yang memang fokus pada solusi ERP.
Bagaimana Proses dan Persyaratannya Secara Umum?
Pendaftaran: Perusahaan perlu mengajukan aplikasi resmi melalui situs web Odoo. Odoo akan meninjau profil perusahaan, pengalaman, dan visi bisnisnya.
Komitmen: Ada ekspektasi komitmen terhadap target penjualan lisensi Odoo Enterprise setiap tahunnya, tergantung pada level kemitraan yang ditargetkan (Ready Partner, Silver, Gold, Platinum). Semakin tinggi levelnya, semakin besar target dan benefitnya.
Tim yang Kompeten: Perusahaan wajib memiliki tim internal yang kuat dan terlatih dalam Odoo. Ini termasuk sales, konsultan fungsional (untuk pemahaman bisnis dan konfigurasi), serta konsultan teknis (untuk kustomisasi dan pengembangan).
Sertifikasi: Anggota tim perlu mengikuti ujian sertifikasi Odoo untuk memastikan standar kualitas dan keahlian. Jumlah konsultan bersertifikat juga menjadi salah satu syarat penting untuk naik level kemitraan.
Layanan Penuh: Sebagai partner, perusahaan Mba Nina diharapkan mampu menyediakan layanan mulai dari penjualan, implementasi (analisis kebutuhan, konfigurasi, migrasi data), kustomisasi, hingga dukungan pasca-implementasi.
Jalur ini cocok jika perusahaan Mba Nina memiliki visi untuk membuka unit bisnis baru atau memperluas lini bisnis menjadi penyedia solusi ERP dengan fokus pada Odoo. Tentu saja, ini memerlukan investasi waktu, sumber daya, dan komitmen yang signifikan.
---
2. Mengikuti Program Referral Odoo
Nah, jika perusahaan Mba Nina belum tertarik untuk menjadi Odoo Partner resmi dengan segala persyaratannya yang cukup besar, skema referral fee yang Mba Nina sebutkan itu memang ada dan bisa menjadi pilihan yang lebih sederhana dan ringan.
Bagaimana Mekanismenya?
Sederhana: Program referral memungkinkan individu atau perusahaan (seperti perusahaan Mba Nina) untuk merekomendasikan Odoo Enterprise kepada kenalan bisnis atau kolega yang tertarik.
Kompensasi: Jika referensi tersebut berhasil berlangganan Odoo Enterprise, pihak yang mereferensikan akan mendapatkan kompensasi atau referral fee dalam bentuk persentase dari nilai langganan awal.
Tidak Perlu Partner: Untuk menjadi referrer, perusahaan Mba Nina tidak perlu mendaftar sebagai Odoo Partner resmi atau memenuhi persyaratan tim dan sertifikasi yang ketat. Tugas utamanya hanya menghubungkan Odoo dengan calon pelanggan yang potensial.
Fokus Utama Tetap: Ini memungkinkan perusahaan Mba Nina untuk tetap fokus pada bisnis manufakturnya, sambil tetap bisa mendapatkan manfaat finansial dari pengalaman positifnya dengan Odoo.
Program referral ini biasanya merupakan cara yang bagus bagi pengguna yang puas untuk "menyebarkan berita" tentang Odoo tanpa harus mengambil tanggung jawab penuh sebagai implementator atau penyedia dukungan. Detail persentase komisi dan mekanismenya bisa bervariasi dan biasanya dijelaskan di halaman program referral di situs resmi Odoo.
---
Jadi Mba Nina, intinya ada dua pintu untuk terlibat dalam ekosistem penjualan Odoo. Kalau mau serius jadi 'penjual' lengkap dengan jasa implementasi dan support, jadi Odoo Partner adalah jawabannya. Tapi kalau ingin berbagi pengalaman baik dan dapat insentif tanpa harus berinvestasi besar pada tim Odoo, program referral adalah pilihan yang pas.
Semoga penjelasan ini memberikan pencerahan ya, Mba Nina! Kalau ada pertanyaan lebih lanjut, jangan ragu untuk bertanya di sini.
Salam Odoo!