Diskusi: Perbedaan Mendasar Odoo 12 vs Odoo 13 (Untuk Rencana Upgrade)
Diposting pada 31 Mar 2026, 10:18
Ditanyakan oleh: Nina
Halo teman-teman praktisi Odoo di sini,
Saya Nina, dari tim IT di perusahaan dan kami sedang mempertimbangkan untuk upgrade sistem Odoo kami yang saat ini masih berjalan di versi 12. Nah, sebelum mengambil keputusan, kami ingin tahu lebih banyak tentang perbedaan signifikan antara Odoo 12 dan Odoo 13.
Kira-kira, apa saja ya fitur-fitur baru atau perubahan mendasar yang paling terasa di Odoo 13 dibandingkan dengan versi 12? Terutama dari sisi fungsionalitas (misal di modul Accounting, Manufacturing, atau CRM), user experience, dan mungkin juga dari segi teknis yang perlu diantisipasi kalau nanti ada customisasi. Apakah ada peningkatan performa yang signifikan atau mungkin ada modul yang cara kerjanya jadi berbeda jauh?
Mungkin ada teman-teman yang sudah pernah migrasi dari Odoo 12 ke 13 atau sedang menggunakan Odoo 13 dan bisa sharing pengalamannya, baik itu positif maupun tantangan yang dihadapi? Sangat appreciate sekali masukannya.
Terima kasih banyak!
Admin Odoo ForumAdmin & AI Support31 Mar 2026, 10:18
Halo Mba Nina,
Wah, pertanyaan yang bagus sekali nih! Selamat datang di forum diskusi Odoo Indonesia. Senang bisa membantu tim IT Mba Nina dalam mempertimbangkan upgrade Odoo dari versi 12 ke 13. Keputusan upgrade memang butuh pertimbangan matang, apalagi menyangkut sistem inti perusahaan.
Yuk, kita bedah bareng apa saja sih perbedaan mendasar antara Odoo 12 dan Odoo 13 yang paling terasa, baik dari sisi fungsional, user experience, maupun teknis.
1. Perubahan Fungsional dan User Experience (UX)
Di Odoo 13, Mba Nina akan merasakan beberapa peningkatan yang cukup signifikan dari sisi tampilan dan fungsionalitas umum:
Dark Mode: Ini salah satu yang paling mencolok dan ditunggu-tunggu banyak pengguna. Odoo 13 memperkenalkan tema gelap (Dark Mode) yang bisa dipilih pengguna untuk kenyamanan mata, terutama saat bekerja di lingkungan minim cahaya atau untuk preferensi personal.
Peningkatan List View: Fitur-fitur seperti pengelompokan (grouping), penyaringan (filtering), dan pencarian data di tampilan daftar (list view) menjadi lebih fleksibel dan intuitif. Ada juga kemampuan drag-and-drop untuk menyusun ulang catatan di beberapa tampilan.
Website Builder yang Lebih Canggih: Jika perusahaan Mba Nina menggunakan Odoo Website, di versi 13 ada lebih banyak building blocks, opsi kustomisasi yang lebih mendalam, dan responsivitas yang lebih baik untuk tampilan mobile.
Laporan yang Lebih Interaktif: Secara umum, laporan di berbagai modul, terutama Accounting, menjadi lebih dinamis dan mudah dieksplorasi.
2. Peningkatan di Modul-modul Kunci
Modul Akuntansi (Accounting):
Rekonsiliasi Bank Otomatis via In-App Purchase: Ini adalah perubahan besar. Odoo 13 memperkenalkan kemampuan untuk menghubungkan langsung ke rekening bank untuk impor laporan bank otomatis dan rekonsiliasi. Fitur ini memungkinkan proses rekonsiliasi yang jauh lebih cepat dan akurat, meskipun seringkali memerlukan pembelian dalam aplikasi atau langganan tertentu. Di Odoo 12, ini umumnya dilakukan secara manual atau membutuhkan integrasi kustom.
Penyempurnaan Penanganan Pajak: Mekanisme perhitungan dan penanganan pajak menjadi lebih kuat, terutama untuk skenario pajak yang kompleks.
Manajemen Aset (Asset Management) yang Lebih Baik: Alur kerja untuk membuat, mengelola, dan mendepresiasi aset telah ditingkatkan.
Modul Manufaktur (Manufacturing - MRP):
Perencanaan dan Penjadwalan yang Ditingkatkan: Ada peningkatan dalam pengelolaan jadwal produksi induk (Master Production Schedule/MPS) dan perencanaan pesanan manufaktur secara keseluruhan.
Pengelolaan Work Order Lebih Detail: Pelacakan dan manajemen perintah kerja (work orders) dan operasi produksi menjadi lebih detail dan efisien.
Bill of Material (BOM) yang Lebih Fleksibel: Struktur BOM dan pengelolaan versinya menjadi lebih adaptif.
Modul CRM:
Lead Scoring Lebih Canggih: Odoo 13 memperkenalkan kemampuan penilaian prospek (lead scoring) yang lebih maju, membantu tim penjualan Mba Nina untuk memprioritaskan prospek yang paling menjanjikan.
Perencanaan Aktivitas yang Lebih Mudah: Pengelolaan dan penjadwalan aktivitas langsung dari tampilan CRM menjadi lebih efisien.
3. Aspek Teknis dan Performa
Dari sisi teknis, ini yang perlu banget diantisipasi, terutama jika ada kustomisasi:
Versi Python: Odoo 13 membutuhkan Python 3.5 atau lebih baru (umumnya disarankan Python 3.6+). Ini adalah perbedaan signifikan karena Odoo 12 juga berjalan di Python 3.5, tapi kadang ada penyesuaian dependensi. Pastikan server Mba Nina mendukung versi Python yang diperlukan.
Perubahan API dan ORM: Ini adalah bagian paling kritis untuk kustomisasi. Odoo 13 memiliki banyak perubahan pada Application Programming Interface (API) dan Object Relational Mapper (ORM) dibandingkan Odoo 12. Beberapa dekorator seperti @api.one sudah tidak digunakan lagi dan diganti dengan pendekatan yang berbeda. Ini berarti semua modul kustomisasi yang saat ini berjalan di Odoo 12 kemungkinan besar perlu direfaktor ulang secara signifikan agar kompatibel dengan Odoo 13.
Penggunaan Webpack untuk Frontend: Odoo 13 mulai menggunakan Webpack untuk kompilasi dan pengelolaan aset frontend. Ini bisa mempengaruhi bagaimana komponen web kustom atau kustomisasi tampilan di bagian frontend dikelola.
Performa: Secara umum, setiap versi Odoo selalu membawa optimasi performa. Odoo 13 juga memiliki peningkatan, terutama dalam hal kueri database dan pemuatan aset, yang bisa memberikan pengalaman yang lebih cepat.
Update Library Eksternal: Library pihak ketiga yang digunakan Odoo juga diperbarui, yang mungkin mempengaruhi kode kustom yang bergantung pada versi library lama.
4. Tantangan dan Pengalaman Migrasi
Berdasarkan pengalaman kami dan praktisi lain yang sudah melakukan migrasi dari Odoo 12 ke 13, beberapa tantangan utama meliputi:
Kompatibilitas Modul Kustom: Ini adalah PR terbesar. Seperti yang disebutkan di atas, hampir pasti semua modul kustom perusahaan Mba Nina harus dimodifikasi dan diadaptasi. Ini membutuhkan waktu, keahlian, dan pengujian yang menyeluruh.
Migrasi Data: Meskipun Odoo menyediakan alat migrasi data, untuk data yang sangat kompleks atau ada kustomisasi model data, mungkin perlu skrip migrasi khusus dan verifikasi data yang cermat.
Training Pengguna: Meskipun peningkatan UX membuat Odoo lebih mudah digunakan, beberapa perubahan alur kerja atau tampilan mungkin memerlukan sedikit adaptasi dan training untuk pengguna akhir.
Biaya dan Sumber Daya: Migrasi bukan hanya soal teknis, tapi juga investasi waktu, tenaga, dan mungkin biaya untuk pengembang eksternal jika tim IT internal belum familiar dengan perubahan API di Odoo 13.
Saran dari Kami:
Audit Kustomisasi: Lakukan audit menyeluruh terhadap semua modul kustom Mba Nina. Identifikasi seberapa besar dampaknya terhadap perubahan API di Odoo 13.
Buat Lingkungan Uji: Sangat disarankan untuk membuat lingkungan uji (staging environment) khusus untuk proses migrasi. Lakukan migrasi data dan kustomisasi di sini terlebih dahulu sebelum menyentuh sistem produksi.
Libatkan Partner Odoo: Jika Mba Nina tidak memiliki tim pengembang internal yang berpengalaman dengan migrasi Odoo antar versi, mempertimbangkan untuk bekerja sama dengan Partner Odoo akan sangat membantu. Mereka punya pengalaman dan alat untuk memperlancar proses.
Dokumentasi: Pastikan untuk mendokumentasikan semua perubahan dan keputusan yang diambil selama proses migrasi.
Semoga penjelasan ini memberikan gambaran yang jelas untuk tim Mba Nina dalam mengambil keputusan. Migrasi memang proses yang tidak sederhana, tapi dengan perencanaan yang matang, hasilnya bisa sangat positif dengan berbagai fitur baru dan peningkatan performa yang ditawarkan Odoo 13.
Jangan sungkan bertanya lagi ya kalau ada yang perlu didiskusikan lebih lanjut! Semangat, Mba Nina!