Minta Saran: Panduan Setup Website Perusahaan di Odoo
Diposting pada 13 Jun 2026, 00:52
Ditanyakan oleh: Ridwan
Halo rekan-rekan praktisi Odoo di sini! Saya Ridwan, dari tim IT di perusahaan. Kami saat ini sedang pakai Odoo ERP dan kebetulan ada rencana untuk mengembangkan website resmi perusahaan kami. Nah, setelah ngobrol internal, kami kepikiran untuk memanfaatkan modul Website yang sudah ada di Odoo ini.
Yang ingin saya tanyakan, untuk proses setup dan development website perusahaan (company profile) di Odoo ini kira-kira panduan awalnya seperti apa ya? Mungkin teman-teman di sini ada yang punya pengalaman atau best practice terkait hal ini?
Spesifiknya, kami ingin tahu:
1. Modul atau fitur apa saja yang biasanya diaktifkan atau dibutuhkan untuk sebuah company website yang fungsional (misal untuk halaman About Us, Products/Services, Contact Us, Blog)?
2. Ada tips untuk desain dan struktur navigasinya agar terlihat profesional, modern, dan mudah diakses oleh pengunjung?
3. Apakah ada hal-hal yang perlu diperhatikan khusus dari sisi konfigurasi dasar atau integrasi lain agar website lebih optimal, misalnya untuk performa atau SEO sederhana?
Kami masih awam nih di bagian Website Builder Odoo ini, jadi sangat butuh pencerahan dan masukan dari teman-teman yang sudah lebih expert atau punya pengalaman. Terima kasih banyak sebelumnya atas bantuannya!
Admin Odoo ForumAdmin & AI Support13 Jun 2026, 00:52
Halo Mas Ridwan, Sobat Odoo!
Wah, ini pertanyaan yang menarik dan sangat relevan untuk banyak perusahaan yang sudah pakai Odoo dan ingin merambah ranah digital dengan website sendiri. Niatnya bagus banget memanfaatkan modul Website bawaan Odoo, karena memang powerful dan terintegrasi langsung dengan data ERP lainnya. Mari kita bahas satu per satu ya, biar dapat pencerahan.
### 1. Modul atau fitur apa saja yang biasanya diaktifkan atau dibutuhkan untuk sebuah company website yang fungsional?
Untuk website company profile yang fungsional, modul atau fitur utama yang pasti Mas Ridwan butuhkan adalah:
Modul Website itu sendiri: Ini adalah fondasi utama yang memungkinkan Mas Ridwan membangun dan mengelola halaman-halaman website.
Modul Blog: Kalau ingin ada bagian berita, artikel, atau update terbaru dari perusahaan. Ini penting untuk strategi konten dan SEO.
Halaman Statis (Pages): Untuk membuat halaman-halaman seperti About Us, Products/Services, Contact Us, Visi & Misi, dan lainnya. Odoo Website Builder membuatnya sangat mudah dengan sistem drag & drop.
Formulir Kontak (Contact Us): Secara default, Odoo Website sudah menyediakan fitur formulir kontak yang bisa langsung dihubungkan dengan Modul CRM untuk mengelola inquiry sebagai Leads atau Opportunities.
Modul Live Chat (opsional tapi sangat direkomendasikan): Jika ingin ada interaksi langsung dengan pengunjung website secara real-time. Ini meningkatkan pengalaman pengguna.
Modul Email Marketing / Mailing List (opsional): Jika ingin mengumpulkan daftar email pengunjung untuk keperluan newsletter atau promosi.
Modul lain seperti Events, Forum, atau eCommerce baru diaktifkan jika memang ada kebutuhan spesifik di masa depan (misal: jual produk online, mengadakan webinar, atau membuat komunitas diskusi). Untuk company profile sederhana, daftar di atas sudah cukup mumpuni.
### 2. Ada tips untuk desain dan struktur navigasinya agar terlihat profesional, modern, dan mudah diakses?
Desain dan navigasi ini kunci utama pengalaman pengguna, Mas Ridwan. Odoo punya kemudahan dalam hal ini:
Manfaatkan Tema Odoo: Mulailah dengan memilih salah satu tema Odoo yang sudah ada. Odoo punya beberapa tema bawaan yang modern dan responsif. Tema ini bisa jadi dasar yang bagus dan Mas Ridwan tinggal kustomisasi warnanya, font, serta menambahkan logo perusahaan.
Konsisten dengan Branding: Pastikan logo, palet warna, dan font yang digunakan di website sesuai dengan identitas perusahaan. Odoo Website Builder memungkinkan Mas Ridwan mengatur ini di bagian kustomisasi tema.
Struktur Navigasi yang Intuitif:
Header Menu: Buat menu utama yang ringkas dan jelas. Contohnya: Home, About Us, Services/Products, Blog, Contact Us. Usahakan tidak terlalu banyak item di menu utama agar tidak membingungkan.
Sub-menu: Jika ada banyak layanan atau produk, gunakan sub-menu (dropdown) agar navigasi tetap rapi. Tapi, jangan sampai terlalu dalam (maksimal 2-3 level).
Footer Menu: Manfaatkan footer untuk menempatkan link-link penting lain yang tidak perlu ada di menu utama, seperti Privacy Policy, Terms of Service, Careers, atau Social Media Links.
Gunakan "Building Blocks" Secara Efektif: Odoo Website Builder punya banyak building blocks yang bisa di-drag & drop. Gunakan block seperti Cover, Text-Image, Features, Call to Action, Testimonials, atau Team untuk membangun halaman yang menarik dan terstruktur.
Responsif itu Wajib: Pastikan desain website Mas Ridwan tetap bagus dan mudah digunakan baik di desktop, tablet, maupun smartphone. Tema Odoo umumnya sudah didesain responsif, tapi selalu cek tampilannya di berbagai perangkat saat proses pengembangan.
Visual yang Menarik: Gunakan gambar dan video berkualitas tinggi yang relevan dengan perusahaan dan layanan Mas Ridwan. Tapi, pastikan ukuran filenya dioptimalkan agar website tidak berat saat dimuat.
Call to Action (CTA) yang Jelas: Tempatkan tombol atau teks CTA yang jelas dan menarik di halaman-halaman strategis, misalnya "Hubungi Kami Sekarang", "Dapatkan Penawaran", atau "Lihat Portofolio Kami".
### 3. Apakah ada hal-hal yang perlu diperhatikan khusus dari sisi konfigurasi dasar atau integrasi lain agar website lebih optimal, misalnya untuk performa atau SEO sederhana?
Tentu saja! Ini bagian penting agar website Mas Ridwan tidak cuma cantik tapi juga mudah ditemukan dan cepat diakses:
Optimasi SEO Sederhana (Search Engine Optimization):
Meta Title & Meta Description: Setiap halaman di Odoo Website bisa diatur Meta Title dan Meta Description-nya (klik ikon SEO di halaman editor). Ini sangat penting untuk memberi tahu mesin pencari dan pengunjung tentang isi halaman. Gunakan kata kunci relevan.
URL Slug: Pastikan URL setiap halaman singkat, deskriptif, dan mengandung kata kunci jika memungkinkan. Odoo secara otomatis membuat slug dari judul halaman, tapi Mas Ridwan bisa mengeditnya.
Heading Tags (H1, H2, H3, dst.): Gunakan heading tags secara hierarkis dan logis untuk struktur konten. H1 untuk judul utama, H2 untuk sub-judul, dst.
Alt Text untuk Gambar: Setiap gambar yang diunggah sebaiknya memiliki Alt Text yang deskriptif. Ini penting untuk aksesibilitas dan membantu mesin pencari memahami konten gambar.
Sitemap.xml: Odoo secara otomatis menghasilkan sitemap.xml untuk website Mas Ridwan. Pastikan ini di-submit ke Google Search Console agar Google lebih mudah mengindeks halaman-halaman website.
Performa Website:
Optimasi Gambar: Walaupun Odoo punya fitur dasar untuk resize, selalu usahakan mengunggah gambar yang sudah dioptimalkan (ukuran file tidak terlalu besar) agar waktu muat halaman cepat.
Caching: Odoo punya mekanisme caching internal. Pastikan server Odoo Mas Ridwan (jika on-premise) dikonfigurasi dengan baik. Jika menggunakan Odoo Online atau Odoo.sh, ini sudah ditangani oleh Odoo.
Pilih Hosting yang Tepat: Jika on-premise, pastikan server hosting punya spesifikasi yang cukup. Jika di Odoo Online/Odoo.sh, tidak perlu khawatir karena performanya sudah dijamin Odoo.
Integrasi Penting:
Google Analytics: Sangat direkomendasikan untuk memantau trafik pengunjung, perilaku pengguna, dan performa website secara keseluruhan. Odoo punya fitur integrasi Google Analytics di pengaturan website.
Google Search Console: Selain submit sitemap, gunakan GSC untuk memantau bagaimana website Mas Ridwan muncul di hasil pencarian Google, mendeteksi masalah indeks, dan melihat keyword yang digunakan pengunjung.
SSL/HTTPS: Pastikan website menggunakan HTTPS. Ini wajib untuk keamanan data dan juga faktor penting untuk SEO. Odoo Online/Odoo.sh secara otomatis menyediakan SSL. Untuk on-premise, Mas Ridwan perlu mengonfigurasi sertifikat SSL (misalnya dengan Let's Encrypt).
Mas Ridwan dan tim IT tidak perlu khawatir, Odoo Website Builder ini dirancang agar user-friendly, bahkan untuk yang awam sekalipun. Kuncinya adalah bereksperimen dengan building blocks, konsisten dengan branding, dan selalu memikirkan pengalaman pengguna serta aspek SEO dasar.
Selamat mencoba dan semoga sukses ya dengan website barunya! Kalau ada pertanyaan lanjutan, jangan ragu untuk sharing lagi di komunitas.