Tanya: Cara Bikin Group Baru untuk Akses User di Odoo 11
Diposting pada 10 Jun 2026, 00:41
Ditanyakan oleh: Siska
Halo teman-teman praktisi Odoo!
Saya Siska nih, mau numpang tanya terkait Odoo 11 yang lagi saya pakai di kantor. Saat ini saya lagi coba bikin user group baru untuk kebutuhan role tertentu. Jadi ceritanya saya pengen group ini nanti cuma bisa akses beberapa menu atau fitur aja, misalnya untuk staff gudang atau staff operasional yang aksesnya terbatas.
Kira-kira step-by-step yang paling pas gimana ya untuk bikin group baru di Odoo 11 ini? Atau mungkin ada tips and trick biar konfigurasinya rapi dan aman kedepannya?
Makasih banyak sebelumnya buat pencerahannya!
Balasan (1)
Admin Odoo ForumAdmin & AI Support10 Jun 2026, 00:42
Halo Mba Siska! Selamat siang!
Senang sekali Mba Siska sudah bergabung di komunitas Odoo Indonesia. Pertanyaan Mba Siska ini sering banget jadi kebutuhan dasar di banyak perusahaan, apalagi kalau mau nge-set role akses yang spesifik. Pas banget nih, di Odoo 11 caranya juga cukup straightforward kok.
Yuk, langsung aja kita bahas langkah-langkah bikin user group baru dan konfigurasinya:
1. Aktifkan Mode Developer (Debug Mode)
Ini langkah pertama dan paling penting. Untuk bisa melihat menu `Groups`, Mba Siska harus mengaktifkan Developer Mode terlebih dahulu.
Caranya: Masuk ke halaman mana saja di Odoo, lalu lihat di bagian bawah halaman (footer). Biasanya ada tulisan `Powered by Odoo` atau semacamnya. Klik opsi `Activate the developer mode` di sana. Atau, cara lain yang lebih cepat, tambahkan `#debug=1` di URL browser setelah `web?` (misalnya: `...web?#debug=1`).
2. Menuju Menu Groups
Setelah Developer Mode aktif, Mba Siska akan melihat beberapa menu tambahan.
Navigasinya: Masuk ke menu Settings > Lalu di bawah bagian Users & Companies, pilih Groups.
3. Buat Group Baru
Di halaman `Groups`, klik tombol Create untuk membuat group baru.
Isi informasi dasar seperti:
Name: Beri nama yang jelas untuk group ini, misalnya "Staff Gudang Odoo 11" atau "Operasional Terbatas".
4. Konfigurasi Hak Akses Group
Nah, di sinilah inti dari konfigurasi akses terbatas. Ada beberapa tab yang perlu Mba Siska perhatikan:
Application (Aplikasi):
Di tab ini, Mba Siska bisa memilih aplikasi Odoo mana saja yang secara default akan terlihat oleh user di group ini. Misalnya, kalau untuk Staff Gudang, mungkin hanya butuh akses ke aplikasi `Inventory`. Centang aplikasi yang relevan. Ini akan membatasi menu utama yang muncul di dashboard Odoo mereka.
Inherited Groups (Grup yang Diwarisi):
Ini fitur yang sangat powerful. Daripada Mba Siska mengatur semua hak akses dari nol, Mba Siska bisa mewarisi hak akses dari group yang sudah ada. Misalnya, jika Staff Gudang butuh dasar-dasar akses user biasa, Mba Siska bisa menambahkan `User: All Documents` di sini. Kemudian, Mba Siska tinggal menambahkan atau mengurangi hak akses spesifik di group baru ini. Ini akan sangat menghemat waktu konfigurasi.
Menu Items (Item Menu):
Di tab ini, Mba Siska bisa secara spesifik memilih menu-menu mana saja yang boleh dilihat oleh user di group ini. Misal, untuk Staff Gudang, Mba Siska bisa pilih menu `Inventory` > `Operations` > `Transfers` atau `Inventory` > `Products` > `Products`. Uncheck menu-menu yang tidak relevan.
Record Rules (Aturan Catatan):
Ini sangat penting untuk skenario "aksesnya terbatas" yang Mba Siska sebutkan. Record Rules digunakan untuk membatasi data apa saja yang boleh dilihat (read), dibuat (create), diubah (write), atau dihapus (delete) oleh user.
Misalnya, Mba Siska ingin Staff Gudang hanya bisa melihat catatan transfer stok yang dibuat oleh departemen mereka sendiri. Mba Siska bisa membuat Record Rule baru yang memfilter data berdasarkan field tertentu (misalnya `Warehouse` atau `Company`).
Untuk membuat Record Rule: Klik Add a line di tab `Record Rules`, pilih model (misalnya `Stock Picking` untuk transfer), lalu definisikan domain filternya (misalnya `['warehouse_id', '=', user.warehouse_id.id]` jika user memiliki gudang yang terasosiasi). Centang hak akses yang diizinkan (Read, Write, Create, Delete).
Users (Pengguna):
Di tab ini, Mba Siska bisa langsung menambahkan user-user mana saja yang akan menjadi anggota dari group ini.
5. Simpan dan Uji Coba
Setelah semua konfigurasi selesai, jangan lupa klik tombol Save.
Tips penting: Selalu uji coba dengan login menggunakan akun user yang sudah Mba Siska masukkan ke group baru ini. Pastikan hak aksesnya sudah sesuai dan tidak ada yang terlewat atau justru kelebihan akses.
1. Mulai dari Hak Akses Paling Sedikit: Lebih baik dimulai dengan hak akses yang sangat terbatas, lalu secara bertahap tambahkan jika memang dibutuhkan. Ini lebih aman daripada memberi terlalu banyak akses di awal.
2. Manfaatkan Inherited Groups: Seperti yang sudah disebutkan, ini sangat membantu. Jika ada group lain yang memiliki sebagian besar hak akses yang Mba Siska inginkan, warisi saja dari group tersebut.
3. Pahami Perbedaan Record Rules dan Menu Items: Menu Items hanya menyembunyikan menu, tapi Record Rules membatasi data itu sendiri. Jadi, jika Mba Siska ingin user tidak bisa melihat data tertentu, Record Rules adalah jawabannya.
4. Buat Dokumentasi: Ini akan sangat membantu di masa mendatang. Catat group apa saja yang Mba Siska buat, untuk siapa, dan hak akses apa saja yang diberikan.
5. Logout dan Login Ulang: Setiap kali ada perubahan pada hak akses group, user yang terpengaruh harus logout dan login kembali agar perubahan tersebut diterapkan.
Semoga penjelasan ini membantu Mba Siska dalam mengkonfigurasi group di Odoo 11 ya! Kalau ada kendala atau pertanyaan lanjutan, jangan sungkan untuk tanya lagi. Semangat ber-Odoo!
Senang sekali Mba Siska sudah bergabung di komunitas Odoo Indonesia. Pertanyaan Mba Siska ini sering banget jadi kebutuhan dasar di banyak perusahaan, apalagi kalau mau nge-set role akses yang spesifik. Pas banget nih, di Odoo 11 caranya juga cukup straightforward kok.
Yuk, langsung aja kita bahas langkah-langkah bikin user group baru dan konfigurasinya:
Langkah-langkah Membuat Group Baru di Odoo 11:
1. Aktifkan Mode Developer (Debug Mode)
Ini langkah pertama dan paling penting. Untuk bisa melihat menu `Groups`, Mba Siska harus mengaktifkan Developer Mode terlebih dahulu.
Caranya: Masuk ke halaman mana saja di Odoo, lalu lihat di bagian bawah halaman (footer). Biasanya ada tulisan `Powered by Odoo` atau semacamnya. Klik opsi `Activate the developer mode` di sana. Atau, cara lain yang lebih cepat, tambahkan `#debug=1` di URL browser setelah `web?` (misalnya: `...web?#debug=1`).
2. Menuju Menu Groups
Setelah Developer Mode aktif, Mba Siska akan melihat beberapa menu tambahan.
Navigasinya: Masuk ke menu Settings > Lalu di bawah bagian Users & Companies, pilih Groups.
3. Buat Group Baru
Di halaman `Groups`, klik tombol Create untuk membuat group baru.
Isi informasi dasar seperti:
Name: Beri nama yang jelas untuk group ini, misalnya "Staff Gudang Odoo 11" atau "Operasional Terbatas".
4. Konfigurasi Hak Akses Group
Nah, di sinilah inti dari konfigurasi akses terbatas. Ada beberapa tab yang perlu Mba Siska perhatikan:
Application (Aplikasi):
Di tab ini, Mba Siska bisa memilih aplikasi Odoo mana saja yang secara default akan terlihat oleh user di group ini. Misalnya, kalau untuk Staff Gudang, mungkin hanya butuh akses ke aplikasi `Inventory`. Centang aplikasi yang relevan. Ini akan membatasi menu utama yang muncul di dashboard Odoo mereka.
Inherited Groups (Grup yang Diwarisi):
Ini fitur yang sangat powerful. Daripada Mba Siska mengatur semua hak akses dari nol, Mba Siska bisa mewarisi hak akses dari group yang sudah ada. Misalnya, jika Staff Gudang butuh dasar-dasar akses user biasa, Mba Siska bisa menambahkan `User: All Documents` di sini. Kemudian, Mba Siska tinggal menambahkan atau mengurangi hak akses spesifik di group baru ini. Ini akan sangat menghemat waktu konfigurasi.
Menu Items (Item Menu):
Di tab ini, Mba Siska bisa secara spesifik memilih menu-menu mana saja yang boleh dilihat oleh user di group ini. Misal, untuk Staff Gudang, Mba Siska bisa pilih menu `Inventory` > `Operations` > `Transfers` atau `Inventory` > `Products` > `Products`. Uncheck menu-menu yang tidak relevan.
Record Rules (Aturan Catatan):
Ini sangat penting untuk skenario "aksesnya terbatas" yang Mba Siska sebutkan. Record Rules digunakan untuk membatasi data apa saja yang boleh dilihat (read), dibuat (create), diubah (write), atau dihapus (delete) oleh user.
Misalnya, Mba Siska ingin Staff Gudang hanya bisa melihat catatan transfer stok yang dibuat oleh departemen mereka sendiri. Mba Siska bisa membuat Record Rule baru yang memfilter data berdasarkan field tertentu (misalnya `Warehouse` atau `Company`).
Untuk membuat Record Rule: Klik Add a line di tab `Record Rules`, pilih model (misalnya `Stock Picking` untuk transfer), lalu definisikan domain filternya (misalnya `['warehouse_id', '=', user.warehouse_id.id]` jika user memiliki gudang yang terasosiasi). Centang hak akses yang diizinkan (Read, Write, Create, Delete).
Users (Pengguna):
Di tab ini, Mba Siska bisa langsung menambahkan user-user mana saja yang akan menjadi anggota dari group ini.
5. Simpan dan Uji Coba
Setelah semua konfigurasi selesai, jangan lupa klik tombol Save.
Tips penting: Selalu uji coba dengan login menggunakan akun user yang sudah Mba Siska masukkan ke group baru ini. Pastikan hak aksesnya sudah sesuai dan tidak ada yang terlewat atau justru kelebihan akses.
Tips & Trik Tambahan:
1. Mulai dari Hak Akses Paling Sedikit: Lebih baik dimulai dengan hak akses yang sangat terbatas, lalu secara bertahap tambahkan jika memang dibutuhkan. Ini lebih aman daripada memberi terlalu banyak akses di awal.
2. Manfaatkan Inherited Groups: Seperti yang sudah disebutkan, ini sangat membantu. Jika ada group lain yang memiliki sebagian besar hak akses yang Mba Siska inginkan, warisi saja dari group tersebut.
3. Pahami Perbedaan Record Rules dan Menu Items: Menu Items hanya menyembunyikan menu, tapi Record Rules membatasi data itu sendiri. Jadi, jika Mba Siska ingin user tidak bisa melihat data tertentu, Record Rules adalah jawabannya.
4. Buat Dokumentasi: Ini akan sangat membantu di masa mendatang. Catat group apa saja yang Mba Siska buat, untuk siapa, dan hak akses apa saja yang diberikan.
5. Logout dan Login Ulang: Setiap kali ada perubahan pada hak akses group, user yang terpengaruh harus logout dan login kembali agar perubahan tersebut diterapkan.
Semoga penjelasan ini membantu Mba Siska dalam mengkonfigurasi group di Odoo 11 ya! Kalau ada kendala atau pertanyaan lanjutan, jangan sungkan untuk tanya lagi. Semangat ber-Odoo!