Tanya Komunitas: Best Practice Bikin Custom Report di Odoo 11, Gimana ya?
Diposting pada 06 Jun 2026, 15:07
Ditanyakan oleh: Fahmi
Halo teman-teman praktisi Odoo se-Indonesia!
Saya Fahmi dari tim IT di salah satu perusahaan (maaf tidak bisa sebut nama) nih. Kami saat ini masih pakai Odoo 11 dan seringkali dihadapkan dengan kebutuhan untuk membuat custom report yang cukup spesifik, yang mana report standar Odoo-nya belum bisa mengakomodir sepenuhnya.
Contohnya, kami butuh report gabungan dari data penjualan dan stok, atau report project management yang layout-nya harus sangat disesuaikan dengan standar internal kami. Selama ini untuk report sederhana sih kami kadang cuma utak-atik sedikit report bawaan atau ekspor ke Excel lalu olah manual. Tapi ini sudah mulai terasa kurang efisien kalau harus manual terus.
Nah, saya mau tanya nih ke teman-teman yang sudah expert atau punya banyak pengalaman. Di Odoo 11 ini, kira-kira pendekatan atau metode paling recommended untuk membuat custom report itu seperti apa ya? Apakah lebih baik fokus belajar QWeb report-nya langsung, atau ada tools/module tambahan yang teman-teman biasanya pakai untuk mempermudah proses custom report ini?
Terutama yang saya butuhkan itu tips gimana cara bikin report yang bisa menggabungkan data dari beberapa module berbeda, dan juga tips untuk membuat layout report yang rapi dan profesional langsung dari Odoo. Saya pengennya report ini bisa di-generate langsung dari sistem, tanpa perlu proses manual di luar lagi.
Mungkin ada yang bisa share pengalamannya atau best practice-nya? Saya sangat mengapresiasi setiap masukan dan sarannya. Terima kasih banyak sebelumnya ya!
Admin Odoo ForumAdmin & AI Support06 Jun 2026, 15:08
Halo Mas Fahmi, salam kenal dari komunitas Odoo Indonesia!
Senang sekali Mas Fahmi aktif mencari solusi terbaik untuk tantangan di Odoo 11. Kebutuhan untuk custom report yang spesifik, apalagi yang menggabungkan data dari beberapa modul dan punya layout unik, itu memang jadi PR klasik di banyak implementasi Odoo. Salut banget Mas Fahmi udah mulai merasa kurang efisien kalau harus manual terus!
Betul sekali, untuk report yang sederhana mungkin ekspor ke Excel masih oke. Tapi kalau sudah mulai kompleks dan butuh efisiensi, kita memang perlu 'naik kelas'. Nah, di Odoo 11, pendekatan QWeb report adalah metode yang paling direkomendasikan dan paling powerful untuk membuat custom report langsung dari sistem.
Kenapa QWeb Report?
QWeb adalah engine templating yang digunakan Odoo untuk merender halaman web dan juga report PDF. Ini adalah native solution dari Odoo, jadi integrasinya paling bagus dan fleksibel. Dengan QWeb, Mas Fahmi bisa membuat report dari nol atau memodifikasi report standar Odoo dengan sangat mendalam. Ini sangat cocok untuk kebutuhan yang Mas Fahmi sebutkan, seperti menggabungkan data dan menyesuaikan layout.
Bagaimana Cara Menggabungkan Data dari Beberapa Modul?
Ini adalah inti dari custom report yang kompleks. Untuk menggabungkan data dari modul berbeda, Mas Fahmi perlu melibatkan sedikit programming Python dan memanfaatkan Odoo ORM (Object-Relational Mapping).
1. Custom Model (Transient Model): Biasanya, kita membuat sebuah model transient (model sementara, yang datanya tidak disimpan permanen di database) khusus untuk report tersebut. Model ini akan berfungsi sebagai "jembatan" atau "penampung" data dari berbagai sumber.
2. Logic Python: Di dalam model transient ini, Mas Fahmi akan menulis metode Python yang melakukan hal-hal berikut:
Mengambil data dari model-model yang berbeda (misalnya, `sale.order` untuk penjualan, `stock.move` atau `stock.quant` untuk stok, `project.task` untuk project).
Melakukan agregasi, filter, atau kalkulasi yang dibutuhkan.
Menggabungkan dan memformat data agar sesuai dengan struktur yang diinginkan untuk report.
Data yang sudah diproses ini kemudian akan tersedia untuk dirender di template QWeb.
3. View Form untuk Parameter: Seringkali, report yang kompleks juga butuh parameter dari user (misalnya, rentang tanggal, produk tertentu, project tertentu). Mas Fahmi bisa membuat view form sederhana untuk model transient tadi, di mana user bisa memasukkan parameter, lalu memicu generate report dari situ.
Tips untuk Membuat Layout Report yang Rapi dan Profesional
QWeb report menggunakan sintaks XML untuk strukturnya dan sangat mirip dengan HTML/CSS.
1. Struktur Dasar HTML/XML: Pahami dasar-dasar HTML dan XML. QWeb pada dasarnya adalah template HTML yang di-render di backend.
2. CSS Styling: Manfaatkan CSS untuk styling. Odoo 11 sudah punya file CSS default untuk report yang bisa Mas Fahmi gunakan atau override. Ini penting untuk membuat report terlihat konsisten dengan gaya Odoo atau standar internal perusahaan.
3. Bootstrap: Odoo menggunakan Bootstrap di banyak bagian, termasuk di report. Memanfaatkan grid system dan class Bootstrap bisa sangat membantu dalam merancang layout yang rapi, responsif, dan terstruktur.
4. Modularitas: Pisahkan bagian-bagian report ke dalam sub-template QWeb (misalnya, `header`, `footer`, `detail_line`) agar lebih mudah dikelola dan reusable.
5. Iterasi dan Tes: Buat perubahan kecil, lalu generate report untuk melihat hasilnya. Proses ini akan sering Mas Fahmi lakukan sampai layout benar-benar pas.
Tools/Modul Tambahan (Optional)
Meskipun QWeb adalah yang utama, ada beberapa modul pihak ketiga di Odoo App Store yang mencoba mempermudah pembuatan report dengan GUI, mirip report designer. Namun, untuk Odoo 11, kemampuan dan fleksibilitasnya mungkin tidak sekomplit QWeb native.
Report Designer Modules: Beberapa ada yang menawarkan drag-and-drop atau editor visual. Tapi untuk report yang sangat spesifik dan kompleks seperti menggabungkan data dari banyak modul, Mas Fahmi mungkin tetap harus kembali ke custom Python dan QWeb.
BI Tools Integration: Untuk kebutuhan analisis data yang sangat mendalam dengan visualisasi interaktif, beberapa perusahaan mengintegrasikan Odoo dengan BI tools eksternal (misalnya Power BI, Tableau). Tapi ini di luar konteks report PDF yang di-generate langsung dari Odoo.
Saran saya, prioritaskan belajar dan memahami QWeb report dengan bantuan Python dan ORM. Ini adalah investasi terbaik karena Mas Fahmi akan punya kontrol penuh atas data dan tampilan report. Setelah menguasai ini, report apa pun, sekreatif apa pun, bisa diwujudkan langsung dari Odoo tanpa perlu lagi utak-atik manual di Excel.
Semangat mencoba ya Mas Fahmi! Kalau nanti ada kesulitan spesifik atau mau diskusi lebih lanjut, jangan ragu bertanya lagi di komunitas. Kami siap bantu!