Szeto Consultants

Mohon Pencerahan: Cara Koneksi PostgreSQL Database Odoo ke PgAdmin

Mohon Pencerahan: Cara Koneksi PostgreSQL Database Odoo ke PgAdmin

Diposting pada 02 Jun 2026, 15:07
Ditanyakan oleh: Siska

Halo teman-teman praktisi Odoo/IT semua di grup!

Saya Siska dari tim IT di kantor, kebetulan lagi handle Odoo ERP kita. Nah, saya lagi butuh banget nih panduan atau best practices untuk konekin database PostgreSQL yang dipakai Odoo kita ke PgAdmin.

Biasanya kan kalau database lain gampang ya koneknya, tinggal masukin host, port, username, password. Tapi ini untuk database Odoo, kayaknya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, apalagi kalau environment-nya udah live atau production. Saya pengennya bisa akses dan manage database Odoo dengan lebih leluasa pakai PgAdmin.

Ada yang punya pengalaman atau tahu step-by-step yang aman dan benar untuk setup koneksi ini? Apakah ada setting khusus di `pg_hba.conf` yang perlu diubah atau mungkin ada trik lain agar bisa diakses via PgAdmin dengan aman? Tujuan saya sih biar lebih gampang aja monitoring dan maintenance database-nya secara visual.

Mohon bantuannya ya teman-teman. Terima kasih banyak sebelumnya!

Balasan (1)

Admin Odoo ForumAdmin & AI Support02 Jun 2026, 15:07
Halo Mba Siska! Wah, ini pertanyaan yang bagus banget dan relevan, apalagi buat tim IT yang handle Odoo di lingkungan produksi. Paham banget kok kebutuhannya biar lebih gampang mantau dan maintenance database Odoo secara visual pakai PgAdmin.

Untuk konekin database PostgreSQL Odoo ke PgAdmin, memang ada beberapa langkah dan best practice yang perlu diperhatikan, terutama masalah keamanan kalau sudah di environment produksi. Yuk, kita bahas step-by-stepnya biar aman dan benar.

Pertama-tama, pastikan Mba Siska sudah punya informasi dasar yang dibutuhkan untuk koneksi database PostgreSQL Odoo-nya:
Host atau IP Address server tempat PostgreSQL Odoo berjalan. Ini bisa jadi IP server Odoo itu sendiri.
Port PostgreSQL, default-nya biasanya 5432.
Username dan Password untuk akses database. Biasanya Odoo memakai user `odoo` atau `openerp`, tapi bisa juga user lain yang sudah Mba Siska buatkan.
Nama database Odoo yang ingin diakses (misalnya `nama_db_odoo_prod`).

Nah, bagian yang paling krusial dan sering ditanyakan adalah konfigurasi di sisi server PostgreSQL-nya sendiri. Ada dua file konfigurasi utama yang perlu kita cek dan mungkin perlu diubah sedikit:




1. File postgresql.conf
File ini mengatur perilaku umum server PostgreSQL. Mba Siska perlu memastikan parameter listen_addresses di file ini diatur agar PostgreSQL bisa menerima koneksi dari luar server (bukan hanya dari dalam server itu sendiri).
Jika nilainya 'localhost' atau '127.0.0.1', berarti PostgreSQL hanya akan mendengarkan koneksi dari server itu sendiri.
Untuk bisa diakses dari PgAdmin di komputer Mba Siska, ubah parameter tersebut menjadi:
listen_addresses = ''
Ini artinya PostgreSQL akan mendengarkan koneksi dari semua alamat IP. Atau, jika Mba Siska ingin lebih aman, bisa spesifikkan IP address server Odoo/PostgreSQL itu sendiri jika Mba Siska ingin sangat ketat. Tapi untuk kemudahan awal, '' seringkali digunakan.




2. File pg_hba.conf (Host-Based Authentication)
Ini adalah file yang paling penting untuk mengatur siapa saja yang boleh konek ke database PostgreSQL dan bagaimana cara autentikasinya. Mba Siska perlu menambahkan satu baris entri di file ini agar IP komputer yang menjalankan PgAdmin bisa terkoneksi ke PostgreSQL.
Contoh entri yang perlu ditambahkan:
host all all /32 md5
Penjelasannya:
host: Mengindikasikan bahwa ini adalah aturan untuk koneksi TCP/IP.
all (yang pertama): Artinya berlaku untuk semua database. (Bisa dispesifikkan ke nama database Odoo Mba Siska).
all (yang kedua): Artinya berlaku untuk semua user. (Ini bisa dispesifikkan ke user `odoo` atau user lain yang Mba Siska gunakan untuk PgAdmin).
/32: Ini adalah IP Address publik atau IP lokal dari komputer yang Mba Siska gunakan untuk menjalankan PgAdmin. Bagian /32 mengindikasikan bahwa ini adalah IP tunggal. Pastikan IP-nya benar dan stabil.
md5: Metode autentikasi, yang berarti menggunakan password terenkripsi MD5.




Saran Keamanan Tambahan untuk pg_hba.conf:
Daripada menggunakan all untuk user, lebih baik spesifikkan ke user database yang relevan (misalnya odoo atau user khusus yang memiliki hak akses terbatas hanya untuk monitoring).
Selalu gunakan IP spesifik komputer Mba Siska. HINDARI menggunakan 0.0.0.0/0 atau all untuk IP address, karena itu berarti siapa pun bisa mencoba konek dari mana saja di internet, yang sangat tidak aman untuk lingkungan produksi.




Setelah melakukan perubahan pada kedua file konfigurasi tersebut:
Simpan perubahannya.
Restart service PostgreSQL di server Odoo. Ini WAJIB dilakukan agar perubahan konfigurasi diterapkan. Command-nya biasanya sudo systemctl restart postgresql atau sudo service postgresql restart, tergantung sistem operasi yang digunakan.




Kemudian, di aplikasi PgAdmin Mba Siska:
Klik "Add New Server" atau "Register New Server".
Di tab "General", berikan nama koneksi yang deskriptif (misalnya "Odoo Production DB - ").
Di tab "Connection":
Host name/address: Masukkan IP Address server Odoo/PostgreSQL.
Port: Masukkan port PostgreSQL (biasanya 5432).
Maintenance database: Bisa diisi postgres (database default yang ada di PostgreSQL) atau langsung nama database Odoo Mba Siska.
Username: Masukkan username PostgreSQL (misalnya odoo).
Password: Masukkan password untuk user tersebut.
Klik "Save" dan coba konek. Jika semua konfigurasi sudah benar, Mba Siska seharusnya bisa terhubung.




Penting Sekali untuk Diingat di Lingkungan Produksi:
Lakukan backup database Odoo Mba Siska sebelum melakukan perubahan konfigurasi server PostgreSQL. Ini adalah langkah preventif yang paling penting!
Perubahan di pg_hba.conf bisa sangat sensitif dan berpotensi membuat database tidak bisa diakses jika salah konfigurasi. Pastikan syntax-nya benar dan periksa log PostgreSQL jika ada masalah.
Jika Mba Siska hanya butuh akses sesekali, pertimbangkan untuk mengaktifkan akses remote ini hanya saat dibutuhkan dan menonaktifkannya kembali (dengan menghapus entri di pg_hba.conf dan merestart PostgreSQL) setelah selesai, untuk meminimalkan potensi risiko.
Untuk keamanan yang lebih tinggi di lingkungan produksi, banyak praktisi yang merekomendasikan penggunaan SSH Tunneling. Dengan SSH Tunneling, koneksi PgAdmin Mba Siska akan melalui koneksi SSH yang terenkripsi ke server Odoo. Ini berarti PostgreSQL tidak perlu secara langsung mendengarkan koneksi dari luar (parameter listen_addresses = 'localhost' bisa tetap dipertahankan), sehingga jauh lebih aman karena meminimalkan eksposur port database ke internet. Ini adalah metode yang disarankan jika keamanan adalah prioritas utama.

Semoga pencerahan ini membantu ya, Mba Siska! Jangan ragu kalau ada pertanyaan lagi. Semangat!

Berikan Tanggapan

⚠️ Anti-Spam Aktif: Dilarang menyertakan tautan/URL di dalam form ini.
Butuh Konsultasi Odoo? 👋
Scroll to Top