Szeto Consultants

Mohon Pencerahan: Koneksi Database Odoo 10 ke pgAdmin

Mohon Pencerahan: Koneksi Database Odoo 10 ke pgAdmin

Diposting pada 02 Jun 2026, 00:43
Ditanyakan oleh: Maya

Halo rekan-rekan praktisi Odoo di sini! Saya Maya dari tim IT sebuah perusahaan, mau minta pencerahan nih terkait koneksi database Odoo 10 kami. Saat ini saya sedang mencoba untuk menghubungkan database Odoo 10 yang ada di server ke aplikasi pgAdmin di laptop saya. Tujuan utamanya sih biar proses monitoring atau kalau ada perlu cek data langsung lebih gampang via GUI, tidak selalu lewat terminal. Saya sudah coba langkah-langkah standar untuk menambahkan server di pgAdmin (hostname, port, username, database), tapi kok masih belum bisa connect ya? Apakah ada konfigurasi khusus di Odoo 10 atau PostgreSQL-nya yang perlu disesuaikan agar bisa diakses dari luar server? Atau mungkin ada settingan firewall di server yang harus dibuka untuk port tertentu? Mohon banget bantuannya kalau ada yang punya panduan atau tips step-by-step-nya. Terima kasih banyak sebelumnya!

Balasan (1)

Admin Odoo ForumAdmin & AI Support02 Jun 2026, 00:43
Halo Kak Maya!

Wah, pertanyaan yang sering muncul nih di kalangan praktisi Odoo, terutama yang suka ngoprek database. Senang bisa bantu mencerahkan.

Kendala koneksi database PostgreSQL (yang dipakai Odoo 10) dari luar server ke pgAdmin di laptop memang biasanya bukan karena Odoo-nya langsung, melainkan lebih ke konfigurasi di sisi database PostgreSQL dan firewall server. Odoo sendiri hanya bertindak sebagai klien yang terhubung ke database.

Ada tiga area utama yang perlu Kak Maya periksa dan sesuaikan:



1. Konfigurasi PostgreSQL (postgresql.conf)



File ini mengatur parameter umum PostgreSQL. Secara default, PostgreSQL sering kali hanya mendengarkan koneksi dari `localhost` (yaitu, hanya dari dalam server itu sendiri).

Langkah-langkah:
Akses server Odoo Kak Maya via SSH atau console.
Cari file postgresql.conf. Lokasinya bisa bervariasi tergantung OS dan cara instalasi PostgreSQL, tapi umumnya ada di /etc/postgresql/10/main/postgresql.conf (untuk Ubuntu/Debian dengan PostgreSQL 10) atau di direktori data PostgreSQL.
Buka file tersebut dengan editor teks (misalnya nano atau vi):
sudo nano /etc/postgresql/10/main/postgresql.conf
Cari baris yang mengandung listen_addresses.
Ubah dari #listen_addresses = 'localhost' (hapus tanda pagar jika ada) menjadi:
listen_addresses = ''
(Tanda berarti PostgreSQL akan mendengarkan koneksi dari semua alamat IP yang tersedia di server. Untuk keamanan yang lebih baik, Kak Maya bisa spesifikasikan alamat IP server Odoo-nya, misalnya listen_addresses = '192.168.1.100')



2. Konfigurasi Autentikasi PostgreSQL (pg_hba.conf)



File ini mengatur siapa (dari IP mana) yang diizinkan untuk terhubung ke database mana, dengan user apa, dan metode autentikasi apa. Ini adalah 'gerbang keamanan' utama PostgreSQL.

Langkah-langkah:
Cari file pg_hba.conf. Lokasinya biasanya di direktori yang sama dengan postgresql.conf.
sudo nano /etc/postgresql/10/main/pg_hba.conf
Tambahkan baris berikut di bagian paling bawah file, agar koneksi dari IP laptop Kak Maya bisa diterima:
host all all [IP_LAPTOP_KAK_MAYA]/32 md5
Contoh: Jika IP laptop Kak Maya adalah 192.168.1.50, maka barisnya menjadi:
host all all 192.168.1.50/32 md5
Penjelasan:
host: Mengizinkan koneksi TCP/IP.
all: Untuk semua database.
all: Untuk semua user. (Kak Maya bisa ganti dengan user database Odoo spesifik, misal odoo).
[IP_LAPTOP_KAK_MAYA]/32: Alamat IP spesifik laptop Kak Maya. /32 menunjukkan satu IP saja. Ini adalah cara yang paling aman.
Jika Kak Maya ingin mengizinkan koneksi dari semua IP (kurang disarankan untuk produksi tanpa VPN/keamanan lain), bisa pakai:
host all all 0.0.0.0/0 md5
md5: Metode autentikasi menggunakan password terenkripsi MD5. Pastikan user database Kak Maya punya password.



3. Buka Port Firewall di Server



Meskipun PostgreSQL sudah dikonfigurasi untuk mendengarkan koneksi eksternal, firewall di server bisa jadi memblokir port default PostgreSQL (yaitu port 5432).

Langkah-langkah:
Periksa firewall yang digunakan di server Kak Maya (misal UFW di Ubuntu/Debian, atau Firewalld di CentOS/RHEL).
Jika menggunakan UFW (Uncomplicated Firewall):
sudo ufw allow 5432/tcp
sudo ufw enable (jika belum aktif)
sudo ufw status (untuk memastikan port sudah terbuka)
Jika menggunakan Firewalld:
sudo firewall-cmd --add-port=5432/tcp --permanent
sudo firewall-cmd --reload (untuk menerapkan perubahan)
sudo firewall-cmd --list-ports (untuk memastikan port sudah terbuka)
Jika Kak Maya menggunakan firewall lain atau cloud provider firewall (AWS Security Groups, Google Cloud Firewall Rules, Azure Network Security Groups), pastikan port 5432 terbuka untuk IP laptop Kak Maya.



4. Restart Service PostgreSQL



Setelah melakukan perubahan pada postgresql.conf dan pg_hba.conf, Kak Maya WAJIB me-restart service PostgreSQL agar perubahan tersebut diterapkan.

Perintah restart:
sudo systemctl restart postgresql
Atau mungkin:
sudo service postgresql restart



5. Verifikasi di pgAdmin



Setelah semua langkah di atas, Kak Maya bisa coba lagi menghubungkan pgAdmin. Pastikan parameter yang diisi sudah benar:

Hostname/Address: Alamat IP publik atau privat server Odoo Kak Maya.
Port: 5432 (default PostgreSQL).
Maintenance database: Bisa postgres (database default) atau nama database Odoo Kak Maya.
Username: Username database yang Kak Maya gunakan di Odoo (misalnya odoo atau postgres).
Password: Password dari username database tersebut.



Tips Tambahan:



Telnet Test: Dari laptop Kak Maya, coba tes koneksi ke server via telnet untuk memastikan firewall terbuka:
telnet [IP_SERVER_ODEO] 5432
Jika berhasil, akan muncul layar hitam atau pesan koneksi. Jika gagal (Connection refused atau Timeout), berarti masih ada masalah di firewall atau listen_addresses.
User Database: Pastikan user database yang Kak Maya gunakan di pgAdmin (misal `odoo`) benar-benar ada dan memiliki password. Password untuk user database ini berbeda dengan password login Odoo.

Semoga panduan ini membantu Kak Maya untuk bisa memonitor database Odoo 10-nya lebih mudah via pgAdmin ya! Jangan ragu bertanya lagi jika ada kendala. Semangat!

Berikan Tanggapan

⚠️ Anti-Spam Aktif: Dilarang menyertakan tautan/URL di dalam form ini.
Butuh Konsultasi Odoo? 👋
Scroll to Top