Halo Mba Maya! Wah, pertanyaan yang sangat relevan dan sering jadi diskusi menarik di komunitas Odoo kita ini. Pasti banyak Sobat Odoo lainnya juga merasakan hal yang sama. Jangan khawatir, kita bahas tuntas yuk!
Memang benar sekali, angka
'On Hand' di inventori seringkali bisa menipu, terutama kalau logic
procurement rules kita sudah kompleks dengan MTO, MTS, dan reordering rules. Angka
'On Hand' itu hanya menunjukkan stok fisik yang ada di gudang saat ini. Padahal, kita perlu tahu stok yang benar-benar
'bebas' atau
'available to promise' setelah semua alokasi dan rencana pengadaan diperhitungkan, kan?
Nah, di Odoo 10, konsep yang paling mendekati apa yang Mba Maya cari adalah
Forecasted Quantity (atau kadang disebut juga
Virtual Stock di beberapa tampilan). Angka ini sudah memperhitungkan semua pergerakan stok yang sudah diketahui di masa mendatang, baik itu barang masuk (dari PO, MO) maupun barang keluar (untuk SO, MO komponen).
Mari kita bedah di mana Mba Maya bisa mengeceknya:
1. Dari Form Produk Individual
Cara paling cepat untuk mengecek per produk adalah langsung dari form produk itu sendiri:
- Buka modul Inventory atau Sales.
- Masuk ke menu Products > Products.
- Pilih produk yang ingin dicek.
- Di dalam form produk, Mba Maya akan melihat tab Inventory. Di sana akan terlihat beberapa angka, termasuk:
- On Hand Quantity: Stok fisik saat ini.
- Incoming: Jumlah yang akan masuk (dari PO, MO).
- Outgoing: Jumlah yang akan keluar (untuk SO, MO komponen).
- Yang paling penting adalah tombol atau angka Forecasted Quantity. Klik tombol ini (biasanya ada ikon grafik kecil di samping angka) untuk melihat detail pergerakan stok mendatang yang membentuk angka Forecasted Quantity tersebut. Ini akan menunjukkan semua Purchase Order, Sales Order, Manufacturing Order yang akan mempengaruhi stok.
2. Dari Report Analisis Inventori
Untuk gambaran yang lebih menyeluruh dan bisa difilter, Mba Maya bisa menggunakan report di modul Inventory:
- Masuk ke modul Inventory.
- Pilih menu Reporting > Inventory Analysis.
- Di sini, Mba Maya bisa melihat daftar semua produk dengan berbagai metrik stok. Pastikan untuk menambahkan kolom Forecasted Quantity jika belum terlihat.
- Report ini bisa Mba Maya Group By (misal: Product, Location) dan juga di Filter sesuai kebutuhan. Angka Forecasted Quantity di sini adalah indikator terbaik untuk stok yang "bebas" setelah semua procurement logic berjalan.
Bagaimana Procurement Rules Mempengaruhi Forecasted Quantity?
MTO (Make-To-Order/Buy-To-Order): Ketika sebuah Sales Order dibuat untuk produk MTO, Odoo akan segera membuat procurement (Purchase Order atau Manufacturing Order) baru khusus untuk SO tersebut. Ini akan menambah angka
Incoming dan secara otomatis memperhitungkan di
Forecasted Quantity. Stok yang sudah ada tidak akan "diambil" oleh MTO, karena dia memang didesain untuk diproduksi/dibeli sesuai pesanan.
MTS (Make-To-Stock/Buy-To-Stock): Untuk produk MTS, Odoo akan mencoba mengalokasikan stok yang ada. Jika stok tidak mencukupi, dan ada
reordering rules yang aktif, maka Odoo akan membuat procurement (PO/MO) baru. Procurement ini juga akan menambah angka
Incoming dan diperhitungkan dalam
Forecasted Quantity.
Reservasi Stok: Perlu diingat juga bahwa stok untuk Sales Order yang sudah
dikonfirmasi (dan delivery order-nya juga sudah dikonfirmasi) akan berstatus
Reserved. Stok yang sudah Reserved ini juga sudah tidak dianggap "bebas" lagi dan secara implisit sudah dikurangkan dari hitungan stok yang "available" untuk order baru.
Jadi, kuncinya adalah selalu berpatokan pada
Forecasted Quantity (atau
Virtual Stock) untuk melihat stok yang paling akurat dan sudah memperhitungkan semua procurement rules serta rencana incoming/outgoing yang sudah diketahui oleh Odoo. Jika Mba Maya ingin melihat detailnya, fitur drill-down dari
Forecasted Quantity di form produk akan sangat membantu.
Semoga pencerahan ini membantu Mba Maya dan tim ya dalam mengelola stok di Odoo 10! Jangan ragu kalau ada pertanyaan lanjutan. Sukses selalu untuk implementasi Odoo-nya!