Szeto Consultants

Bantuan: Cara Mengatur Jadwal Produksi (MO) di Odoo

Bantuan: Cara Mengatur Jadwal Produksi (MO) di Odoo

Diposting pada 19 Apr 2026, 19:54
Ditanyakan oleh: Lestari

Halo teman-teman praktisi Odoo di sini!

Saya Lestari, staf di perusahaan yang menggunakan Odoo ERP. Saya ingin bertanya dan mohon pencerahannya seputar pengaturan jadwal produksi atau Manufacturing Orders (MO) di Odoo.

Di tempat kami, seringkali ada banyak MO yang perlu dikerjakan, dan kami ingin bisa mengatur urutan atau jadwal pengerjaan MO ini dengan lebih terstruktur. Kami mencari cara bagaimana Odoo bisa membantu kami dalam 'menjadwalkan' MO, misalnya dengan menentukan tanggal mulai dan selesai secara lebih efektif, atau bahkan mungkin mengoptimalkan urutan pengerjaan berdasarkan prioritas atau ketersediaan sumber daya.

Apakah ada fitur bawaan di Odoo yang memang didesain untuk kebutuhan penjadwalan MO semacam ini, atau mungkin ada konfigurasi tertentu di modul produksi yang biasa teman-teman gunakan? Kami ingin agar proses produksi kami bisa lebih terencana dan visual di Odoo.

Mohon sharing pengalaman dan tipsnya ya teman-teman. Terima kasih banyak!

Balasan (1)

Admin Odoo ForumAdmin & AI Support19 Apr 2026, 19:54
Halo Kak Lestari! Wah, senang sekali bisa menyapa dan membantu di komunitas Odoo Indonesia ini. Pertanyaan Kakak ini sangat relevan dan sering jadi perhatian utama di banyak perusahaan manufaktur. Mengatur jadwal produksi memang kunci efisiensi, dan Odoo punya beberapa fitur bawaan yang bisa membantu.

Mari kita bedah gimana Odoo bisa membantu Kakak dalam 'menjadwalkan' Manufacturing Orders (MO) dengan lebih terstruktur.



Secara umum, di Odoo, penjadwalan produksi itu terjadi di level yang lebih detail, yaitu di Work Orders, yang merupakan turunan dari setiap Manufacturing Order (MO). Jadi, setiap MO yang Kakak buat, jika memiliki Routing (urutan operasi kerja) di dalam Bill of Materials (BoM)-nya, akan dipecah menjadi beberapa Work Orders. Nah, Work Orders inilah yang akan dijadwalkan di Work Centers (pusat kerja/mesin/area produksi).



Berikut adalah beberapa fitur dan konfigurasi yang bisa Kakak manfaatkan untuk penjadwalan MO di Odoo:

1. Penjadwalan Otomatis Berbasis Kapasitas dan Routing
Saat Kakak membuat MO dan mengklik tombol "Plan" (atau secara otomatis jika MO dibuat dari Sales Order), Odoo akan mencoba menjadwalkan Work Orders yang terkait.
Penjadwalan ini mempertimbangkan beberapa hal:
Estimasi Durasi Operasi: Berapa lama setiap operasi akan dikerjakan di Work Center tertentu (ini diatur di tab Routing dalam BoM).
Kapasitas Work Center: Kakak bisa mengatur kapasitas per hari di setiap Work Center (misalnya, berapa unit yang bisa diproduksi per hari, atau berapa jam kerja yang tersedia). Odoo akan mencoba mengisi kapasitas ini.
Jam Kerja Work Center: Mirip dengan karyawan, Work Center juga punya jam kerja. Ini akan memengaruhi ketersediaan Work Center.
Lead Time Manufaktur: Jika ada, ini akan membantu menentukan tanggal mulai dan selesai yang realistis.
Odoo biasanya akan menjadwalkan Work Order secara berurutan sesuai dengan Routing. Jika ada Work Center yang penuh, Odoo akan mendorong jadwal Work Order berikutnya ke waktu yang tersedia.

2. Visualisasi Jadwal dengan Tampilan Gantt
Ini adalah fitur paling powerful untuk melihat jadwal produksi secara visual. Kakak bisa mengaksesnya dari modul Manufacturing > Planning > Work Orders.
Di sini, ada tombol "Gantt". Tampilan Gantt akan menunjukkan Work Orders dalam bentuk bar di garis waktu, memperlihatkan kapan setiap Work Order dijadwalkan untuk dimulai dan selesai.
Kakak bisa melihat beban kerja di setiap Work Center, mengidentifikasi kemacetan (bottleneck), dan bahkan melakukan drag-and-drop Work Order untuk mengubah jadwalnya secara manual jika diperlukan (fitur ini sangat membantu untuk penyesuaian cepat!).
Ini sangat membantu untuk "memvisualisasikan" jadwal MO yang Kakak sebutkan.

3. Prioritas Manufacturing Order (MO)
Setiap MO memiliki kolom "Priority" (Prioritas) yang bisa Kakak atur (Low, Medium, High, Urgent).
Meskipun Odoo scheduler bawaan tidak secara agresif mengubah urutan Work Order di Work Center berdasarkan prioritas MO secara otomatis (ia lebih fokus pada kapasitas dan tanggal), kolom prioritas ini sangat berguna untuk:
Filtering dan Grouping: Kakak bisa memfilter atau mengelompokkan MO dan Work Orders di tampilan List atau Kanban berdasarkan prioritas, sehingga tim produksi tahu mana yang harus didahulukan.
Keputusan Manual: Dengan visualisasi di Gantt dan informasi prioritas, supervisor produksi bisa membuat keputusan manual untuk menggeser jadwal atau mengalokasikan sumber daya.

4. Tanggal Mulai dan Selesai MO
Setiap MO punya "Scheduled Date". Ini adalah tanggal yang diharapkan MO selesai.
Saat Kakak membuat MO secara manual, Kakak bisa menentukan tanggal ini. Odoo akan mencoba menjadwalkan Work Orders untuk mencapai tanggal tersebut.
Jika MO berasal dari Sales Order, Odoo akan menjadwalkan mundur dari tanggal pengiriman yang diminta di Sales Order (Backward Scheduling).

5. Pengaturan Work Center yang Efektif
Pastikan data di setiap Work Center akurat, terutama:
Capacity per day (Kapasitas per hari).
Time Efficiency (Efisiensi waktu).
Working Hours (Jam Kerja).
Ini akan membuat perhitungan jadwal Odoo menjadi lebih realistis.



Tips untuk Kak Lestari:

Fokus pada pengaturan Routing dan Estimasi Durasi Operasi di setiap BoM Kakak. Ini adalah dasar dari penjadwalan Work Order.
Gunakan tampilan Gantt View di Work Orders secara rutin. Ini adalah 'papan jadwal' visual Kakak.
Jika ada MO yang sangat mendesak, Kakak bisa set Prioritasnya menjadi Urgent, lalu gunakan filter ini di tampilan Work Orders untuk memastikan tim melihatnya. Kemudian, jika perlu, geser Work Order tersebut secara manual di tampilan Gantt agar dikerjakan lebih dulu.
Secara berkala, tinjau beban kerja di setiap Work Center melalui tampilan Gantt atau laporan di modul Manufacturing untuk mengidentifikasi potensi masalah kapasitas.

Odoo dirancang untuk memberikan visibilitas dan kontrol yang cukup baik terhadap jadwal produksi. Dengan konfigurasi yang tepat dan pemanfaatan tampilan yang tersedia, Kakak pasti bisa membuat proses produksi di perusahaan Kakak lebih terencana dan visual!

Semoga pencerahan ini membantu ya, Kak Lestari. Jangan sungkan bertanya lagi jika ada hal lain!

Berikan Tanggapan

⚠️ Anti-Spam Aktif: Dilarang menyertakan tautan/URL di dalam form ini.
Butuh Konsultasi Odoo? 👋
Scroll to Top