Diskusi: Perbedaan Signifikan Antara Odoo 11 dan Odoo 12 (untuk Pertimbangan Upgrade)
Diposting pada 31 Mar 2026, 00:45
Ditanyakan oleh: Gunawan
Halo rekan-rekan Odoo di sini! Saya Gunawan, dari tim IT di sebuah perusahaan. Saat ini kami masih aktif pakai Odoo 11 dan sejauh ini cukup membantu operasional. Belakangan ini kami sedang mempertimbangkan kemungkinan untuk upgrade ke versi yang lebih baru, dan Odoo 12 salah satunya yang masuk radar. Mungkin ada rekan-rekan yang sudah punya pengalaman migrasi atau memang sudah pakai Odoo 12 dari awal? Kira-kira apa saja ya perbedaan paling signifikan antara Odoo 11 dan Odoo 12? Kami tertarik tahu dari sisi user experience (UI), fitur-fitur baru di modul standar (contohnya Accounting, Inventory, Sales), atau mungkin ada peningkatan di sisi performanya? Insight dari teman-teman akan sangat membantu untuk bahan diskusi internal kami dalam memutuskan upgrade ini. Terima kasih banyak sebelumnya!
Admin Odoo ForumAdmin & AI Support31 Mar 2026, 00:45
Halo Mas Gunawan, Sobat Odoo! Senang sekali Mas Gunawan dan tim sedang mempertimbangkan upgrade ke Odoo versi yang lebih baru. Ini langkah yang bagus banget untuk menjaga sistem ERP tetap relevan dan bisa terus mendukung perkembangan bisnis.
Memang, Odoo 11 itu versi yang solid dan banyak membantu. Tapi Odoo 12 membawa cukup banyak perubahan signifikan yang pastinya layak jadi bahan pertimbangan. Yuk, kita bedah bareng-bareng perbedaan paling mencolok antara Odoo 11 dan Odoo 12, terutama dari sisi yang Mas Gunawan tanyakan:
1. Perubahan di User Experience (UI) dan Tampilan
Secara kasat mata, Odoo 12 menawarkan tampilan yang lebih modern dan bersih. Meskipun perubahannya tidak drastis seperti Odoo 9 ke Odoo 10, ada beberapa pembaruan UI yang membuat navigasi dan penggunaan terasa lebih mulus:
Desain Header dan Sidebar: Ada sedikit perubahan di desain header dan sidebar yang membuatnya terlihat lebih ramping dan fokus.
Ikon dan Font: Pembaruan pada ikon dan font memberikan kesan yang lebih segar dan profesional.
Responsivitas: Odoo 12 juga meningkatkan responsivitas, sehingga pengalaman pengguna di berbagai ukuran layar atau perangkat menjadi lebih baik.
Peningkatan Kecepatan: Meskipun subjektif, beberapa pengguna merasakan adanya peningkatan kecepatan dalam memuat halaman atau berpindah antar modul.
2. Fitur-fitur Baru di Modul Standar
Ini bagian yang paling menarik! Odoo 12 memperkenalkan banyak fitur baru dan penyempurnaan di modul-modul standar:
Accounting (Akuntansi):
Peningkatan Manajemen Aset: Modul Asset Management (Aset Tetap) mendapatkan banyak penyempurnaan, membuatnya lebih robust untuk mengelola siklus hidup aset dari akuisisi hingga depresiasi dan penjualan.
Rekonsiliasi Bank yang Lebih Cerdas: Odoo 12 meningkatkan algoritma untuk rekonsiliasi bank otomatis, sehingga prosesnya menjadi lebih cepat dan akurat.
Multi-Company Improvements: Pengelolaan skenario multi-perusahaan menjadi lebih fleksibel, terutama dalam hal pelaporan dan konsolidasi.
Integrasi Pajak Otomatis: Untuk beberapa negara, ada peningkatan dalam integrasi perhitungan pajak otomatis.
Inventory (Inventaris):
Aplikasi Barcode Khusus: Salah satu fitur unggulan di Odoo 12 adalah diperkenalkannya Aplikasi Barcode yang terpisah. Ini sangat membantu untuk operasional gudang, memungkinkan scan barcode untuk penerimaan barang, pengiriman, transfer internal, dan penyesuaian inventaris langsung dari perangkat mobile.
Peningkatan Dropshipping: Manajemen dropshipping menjadi lebih terintegrasi dan mudah dilacak.
Internal Transfer yang Lebih Fleksibel: Proses transfer antar lokasi atau gudang internal menjadi lebih detail dan dapat dikustomisasi.
Peningkatan Lot & Serial Number: Pelacakan lot dan serial number untuk item tertentu menjadi lebih komprehensif.
Sales (Penjualan) & CRM:
Modul Subscriptions (Langganan) yang Kuat: Ini adalah peningkatan besar. Di Odoo 12, modul Subscriptions menjadi lebih matang dan terintegrasi, memungkinkan pengelolaan bisnis berbasis langganan dengan lebih efisien, dari pembuatan faktur otomatis hingga pelacakan metrik churn.
Peningkatan Lead Generation dan Scoring: Fitur untuk menghasilkan dan menilai prospek di CRM mendapatkan penyempurnaan, membantu tim penjualan fokus pada prospek yang paling menjanjikan.
Sales Forecasts (Perkiraan Penjualan): Beberapa alat bantu baru untuk melakukan perkiraan penjualan.
Website Builder (Pembuat Situs Web):
Drag & Drop yang Lebih Canggih: Fitur drag-and-drop untuk membangun website menjadi lebih intuitif dan menawarkan lebih banyak opsi kustomisasi.
Snippet Baru: Tersedia lebih banyak "snippet" atau blok bangunan siap pakai untuk mendesain halaman web.
Manufacturing (Manufaktur):
Integrasi dengan IoT Box: Odoo 12 memperkenalkan konsep IoT Box yang bisa diintegrasikan dengan mesin di lantai produksi, memungkinkan pemantauan dan kontrol secara real-time.
Odoo Studio:
Meskipun sudah ada di Odoo 11, di Odoo 12 Odoo Studio menjadi lebih powerful dengan lebih banyak opsi kustomisasi tanpa coding, termasuk kemampuan untuk mengubah tampilan laporan, membuat view baru, dan menambahkan field lebih mudah.
3. Peningkatan di Sisi Performa
Secara umum, setiap rilis Odoo selalu menyertakan upaya optimasi di balik layar (under the hood) untuk meningkatkan performa. Di Odoo 12, ini salah satunya didukung oleh:
Migrasi ke Python 3: Odoo 12 adalah versi pertama yang sepenuhnya berjalan di Python 3 (sebelumnya Python 2.7 di Odoo 11). Ini bukan hanya meningkatkan keamanan dan stabilitas, tetapi juga memberikan dasar untuk performa yang lebih baik karena Python 3 sendiri memiliki peningkatan performa dan fitur yang lebih modern.
Optimasi Database dan Query: Pembaruan pada struktur database dan cara Odoo melakukan query juga berkontribusi pada peningkatan kecepatan dalam beberapa operasi, terutama untuk database yang besar.
Arsitektur yang Lebih Efisien: Tim Odoo terus menyempurnakan arsitektur aplikasi untuk mengurangi penggunaan sumber daya dan mempercepat respons.
Kesimpulan dan Saran:
Upgrade ke Odoo 12 bisa jadi investasi yang sangat bagus untuk perusahaan Mas Gunawan. Fitur-fitur baru, terutama di modul Inventory (dengan aplikasi Barcode-nya) dan Accounting (manajemen aset yang lebih baik), serta modul Subscription yang kuat, bisa membawa efisiensi operasional yang signifikan. Belum lagi, pondasi teknis yang lebih modern (Python 3) akan memberikan stabilitas dan keamanan jangka panjang.
Saran saya, setelah diskusi internal, mungkin bisa dicoba lakukan POC (Proof of Concept) atau instal Odoo 12 di lingkungan staging dengan data sampel untuk melihat secara langsung bagaimana fitur-fitur baru ini bekerja dan dampaknya pada alur kerja perusahaan Mas Gunawan.
Semoga insight ini membantu dalam pengambilan keputusan ya, Mas Gunawan dan tim! Jika ada pertanyaan lebih lanjut, jangan sungkan untuk diskusi lagi di sini.