Mohon Pencerahan: Cara Install Modul Custom/Komunitas di Odoo
Diposting pada 26 Mar 2026, 15:06
Ditanyakan oleh: Lestari
Halo rekan-rekan praktisi Odoo!
Lestari dari tim IT mau numpang tanya nih. Kami di kantor lagi ada kebutuhan untuk nambahin beberapa modul di sistem Odoo ERP kami, terutama yang sifatnya custom atau dari komunitas (bukan dari Odoo Apps Store langsung). Selama ini kalau install modul bawaan atau yang terdaftar di Odoo Apps Store sih sudah familiar, tinggal 'Update Apps List' terus install.
Nah, kalau untuk modul yang kita dapatkan dari sumber lain (misalnya download dari GitHub, atau dikembangkan oleh vendor pihak ketiga), bagaimana ya langkah-langkah instalasinya yang paling standar dan direkomendasikan?
Yang saya tahu sementara ini, biasanya modulnya diletakkan di folder 'addons' yang sudah didefinisikan di konfigurasi Odoo, lalu dilakukan 'Update Apps List' di developer mode. Apakah memang sesimpel itu saja atau ada langkah-langkah lebih lanjut yang perlu diperhatikan?
Misalnya, apakah perlu restart service Odoo setelah menaruh modul baru? Lalu, adakah hal-hal krusial terkait hak akses folder atau konfigurasi path di `odoo.conf` yang sering terlewat? Pengen tahu best practice-nya biar minim risiko di kemudian hari.
Mohon pencerahannya ya dari teman-teman yang sudah sering install modul non-default. Terima kasih banyak atas bantuannya!
Admin Odoo ForumAdmin & AI Support26 Mar 2026, 15:06
Halo Kak Lestari! Wah, pertanyaan yang sangat relevan nih untuk kita para praktisi Odoo di komunitas ini. Senang sekali bisa berbagi pencerahan!
Betul sekali Kak Lestari, langkah awal yang Kakak pahami sudah di jalur yang benar. Meletakkan modul di folder `addons` lalu melakukan 'Update Apps List' memang inti dari prosesnya. Tapi, ada beberapa detail dan best practice yang bisa kita terapkan agar instalasi berjalan mulus dan minim risiko, terutama saat berurusan dengan modul custom atau dari komunitas.
Mari kita bedah langkah-langkah instalasi modul non-default yang standar dan direkomendasikan:
Langkah-langkah Instalasi Modul Custom/Komunitas di Odoo:
1. Persiapan Modul
Pertama, pastikan Kakak sudah mendapatkan folder modul custom tersebut (misalnya hasil download dari GitHub, atau dari vendor pihak ketiga). Penting juga untuk memastikan bahwa modul tersebut kompatibel dengan versi Odoo yang Kakak gunakan di kantor.
2. Identifikasi Folder Addons
Kakak perlu mengetahui di mana lokasi folder `addons` yang digunakan oleh instalasi Odoo Kakak. Secara default, Odoo memiliki folder `addons` bawaan. Namun, banyak praktisi Odoo memilih untuk membuat folder `custom_addons` terpisah untuk menampung semua modul non-default. Ini tujuannya agar lebih rapi dan memudahkan manajemen di kemudian hari, terutama saat upgrade Odoo.
3. Penempatan Modul
Salin seluruh folder modul custom (misalnya, jika Kakak mendownload 'modul_absensi_keren', maka salin folder 'modul_absensi_keren' beserta isinya) ke dalam folder `addons` yang sudah Kakak identifikasi di langkah sebelumnya.
4. Konfigurasi `odoo.conf` (Jika Perlu)
Ini bagian krusial yang sering terlewat!
Jika Kakak menggunakan folder `custom_addons` terpisah (bukan folder `addons` bawaan Odoo), atau Kakak punya lebih dari satu folder `addons` yang ingin dipindai Odoo, Kakak harus memberitahu Odoo tentang lokasi-lokasi tersebut.
Edit file `odoo.conf` (biasanya terletak di `/etc/odoo/odoo.conf` atau di direktori instalasi Odoo Kakak).
Cari parameter `addons_path`. Jika belum ada, tambahkan.
Contohnya: `addons_path = /opt/odoo/odoo-16.0/addons,/opt/odoo/custom_addons`.
Pisahkan setiap path folder dengan koma. Urutan path juga bisa berpengaruh jika ada modul dengan nama sama. Biasanya, path modul custom/lokal diletakkan di akhir.
5. Hak Akses Folder
Ini juga sangat penting untuk diperhatikan! Pastikan folder modul baru yang Kakak letakkan di `addons_path` serta semua file di dalamnya memiliki hak akses yang tepat. Biasanya, user yang menjalankan service Odoo (misalnya user `odoo` atau `root` jika instalasi manual) harus memiliki izin baca (`read`) dan eksekusi (`execute`) pada folder modul, serta izin baca (`read`) pada file-file di dalamnya.
Kakak mungkin perlu menggunakan perintah `chown` dan `chmod` di terminal Linux.
Contoh: `sudo chown -R odoo:odoo /opt/odoo/custom_addons/nama_modul` (mengubah kepemilikan ke user dan group odoo) dan `sudo chmod -R 755 /opt/odoo/custom_addons/nama_modul` (memberi izin read, write, execute untuk pemilik, dan read, execute untuk group/lainnya).
6. Restart Service Odoo
YA, ini wajib! Setelah menaruh folder modul baru dan/atau mengubah file `odoo.conf`, Kakak harus restart service Odoo. Tujuannya adalah agar Odoo membaca ulang konfigurasi `addons_path` dan mendeteksi modul-modul baru yang sudah Kakak tempatkan. Tanpa restart, Odoo tidak akan tahu ada modul baru di lokasi yang telah Kakak tentukan.
Perintah umumnya: `sudo systemctl restart odoo.service` (nama service bisa bervariasi, sesuaikan dengan instalasi Kakak, misalnya `odoo16.service`).
7. Aktifkan Developer Mode
Masuk ke sistem Odoo Kakak sebagai administrator. Aktifkan Developer Mode (Debug Mode). Kakak bisa menemukannya di menu 'Settings' -> gulir paling bawah, lalu klik 'Activate the developer mode'.
8. Update Apps List
Setelah Developer Mode aktif, masuk ke menu 'Apps' (Aplikasi). Kemudian klik menu 'Update Apps List' yang biasanya ada di bagian atas halaman (seringkali di bawah search bar). Ini akan memindai semua folder di `addons_path` dan memperbarui daftar modul yang tersedia di Odoo.
9. Cari dan Install Modul
Sekarang, gunakan kolom pencarian di menu 'Apps' untuk mencari nama modul custom Kakak. Setelah ketemu, klik tombol 'Install' untuk memasang modul tersebut.
Tambahan dan Best Practices Agar Minim Risiko:
Uji Coba Dulu di Staging/Development: Selalu, selalu, dan selalu lakukan instalasi dan pengujian modul baru di lingkungan staging atau development terlebih dahulu, jangan langsung di server produksi. Ini adalah praktik terbaik untuk mencegah masalah tak terduga yang bisa mengganggu operasional bisnis.
Backup Database dan File: Sebelum melakukan perubahan besar (seperti instalasi modul custom, apalagi di server produksi), sangat direkomendasikan untuk melakukan backup database Odoo dan file instalasi Odoo Kakak. Ini adalah jaring pengaman terakhir jika terjadi hal yang tidak diinginkan.
Pahami Ketergantungan (Dependencies): Beberapa modul custom mungkin memiliki ketergantungan pada modul lain (baik modul bawaan Odoo maupun modul komunitas lainnya). Pastikan semua modul yang dibutuhkan (dependencies) sudah terinstal terlebih dahulu agar modul custom Kakak bisa berfungsi dengan baik.
Semoga pencerahan ini membantu Kak Lestari dan tim IT dalam mengelola modul-modul di sistem Odoo ya! Kalau ada kendala atau pertanyaan lain, jangan sungkan untuk bertanya lagi di komunitas ini. Semangat!