Kalkulator Susut Aset (Depresiasi) Online
Hitung beban penyusutan aset tetap perusahaan Anda (mesin, kendaraan, inventaris) secara otomatis. Lengkap dengan jadwal depresiasi per tahun.
Detail Aset
Masukkan rincian aset di samping untuk melihat jadwal penyusutannya.
Cara Menggunakan Kalkulator Penyusutan Aset
Aset bisnis seperti mesin, mobil operasional, atau komputer tidak mungkin bernilai sama setelah dipakai bertahun-tahun. Berikut cara menghitung beban penyusutannya:
- 1 Harga Perolehan Aset: Masukkan total biaya yang Anda keluarkan untuk aset tersebut hingga siap digunakan (Harga beli + Ongkos kirim + Biaya Instalasi).
- 2 Nilai Sisa (Residu): Masukkan perkiraan harga jual aset tersebut saat umur pemakaiannya habis. Jika Anda rasa aset tersebut nanti tidak laku dijual atau bernilai 0, kosongkan kolom ini.
- 3 Pilih Metode:
• Garis Lurus: Beban penyusutan dibagi rata setiap tahunnya (paling sering digunakan & disetujui pajak).
• Saldo Menurun Ganda: Penyusutan lebih besar di tahun-tahun awal (cocok untuk aset yang teknologinya cepat usang seperti laptop).
Pusing Bikin Jurnal Penyusutan Aset Setiap Akhir Bulan?
Menghitung aset satu per satu di Excel mungkin mudah. Tapi, bayangkan jika perusahaan Anda memiliki puluhan laptop, AC, meja, dan kendaraan operasional. Belum lagi jika Anda lupa membuat Jurnal Entri penyusutannya di akhir bulan, laporan laba-rugi Anda pasti akan berantakan!
Dengan Modul Accounting & Asset Management Odoo ERP, Anda cukup mendaftarkan aset sekali. Sistem Odoo akan otomatis membuat Draft Journal Entry penyusutan setiap bulan secara akurat. Buku besar (General Ledger) Anda selalu update tanpa perlu input manual!
Jadwalkan Demo Odoo Accounting Gratis →Frequently Asked Questions (FAQ)
1. Mengapa penyusutan aset itu penting?
Penyusutan membantu perusahaan mencatat penurunan nilai aset sebagai beban operasional. Ini akan mengurangi laba kotor, yang pada akhirnya akan menghemat pajak (Tax Shield) yang harus dibayar oleh perusahaan secara legal.
2. Berapa Umur Ekonomis yang standar?
Di Indonesia, umur ekonomis mengacu pada aturan pajak (Kelompok Harta Berwujud). Misalnya, inventaris kantor (laptop, HP) biasanya masuk Kelompok 1 dengan umur 4 tahun. Mesin ringan masuk Kelompok 2 dengan umur 8 tahun.